Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 04 April 2017 KRAKSAAN – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kraksaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten ...
Selasa, 04 April 2017
KRAKSAAN – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kraksaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat dasar, Senin hingga Sabtu (3-8/4/2017). Pelatihan ini diikuti oleh 25 orang peserta pendidik PAUD se-Kabupaten Probolinggo.
Kepala SKB Kraksaan Safiudin mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik PAUD supaya nantinya ada penyesuaian dengan bidang PAUD.
“Karena pada dasarnya mereka pendidik PAUD rata-rata sudah bisa mendidik PAUD atau TK. Mereka sudah mau belajar, tetapi masih harus terus dilatih agar hasilnya bisa lebih maksimal,” katanya.
Menurut Safiudin, pelatihan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan salah satu dari 8 (delapan) standart isi pendidikan. Dimana pelatihan ini sejalan dengan standart isi pendidikan yang berkaitan dengan PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan). Selain standart isi pendidikan lain seperti standart isi, standart penilaian, standart proses, standart sarana dan prasarana, standart pencapaian tingkat perkembangan anak, standart pengelolaan dan standart pembiayaan.
“Dengan demikian, para dasarnya pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dari implementasi Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Disamping Permendikbud RI Nomor 137 tahun 2014 tentang standart nasional PAUD dan Permendikbud RI Nomor 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013,” jelasnya.
Safiudin menegaskan bahwa pelatihan ini terbagi dalam 48 jam pelajaran tata muka dan 200 jam tugas mendiri. Selama pelatihan mereka mendapatkan materi konsep dana PAUD dan Etika pendidik PAUD dari Pamong Belajar SKB Kraksaan. Serta tumbuh kembang, pengenalan ABK, cara bermain anak usia dini, perencanaan PAUD dan penilaian PAUD dari Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Timur.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan kompetensi pendidik PAUD sehingga dalam pembelajaran di PAUD akan lebih baik dan lebih bermutu. Setidaknya mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat di lembaganya masing-masing,” harapnya.
Sementara Kepala Pembinaan PAUD dan PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Solikin meminta agar lembaga yang belum melakukan akreditasi supaya mendaftarkan diri. Sebab hingga saat ini belum ada satupun lembaga PAUD mendaftarkan diri untuk mendapatkan akreditasi.
“Ayo segera daftarkan diri untuk mendapatkan akreditasi. Dimana salah satu syaratnya adalah pendidik harus memiliki sertifikat diklat (pendidikan dan pelatihan),” ungkapnya. (wan/why)


COMMENTS