Reporter : Mujiono Bromo FM Senin, 03 April 2017 WONOMERTO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonomerto, Se...
Senin, 03 April 2017
WONOMERTO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonomerto, Senin (3/4/2017) memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus hari lahir (harlah) ke-94 Nahdlatul Ulama (NU) di halaman RA Miftahul Ulum Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto.
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suaminya yang juga Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo Drs. H. Hasan Aminuddin M.Si ini diikuti oleh pengurus MWCNU, Ranting NU, Lembaga dan Banom, para kepala desa beserta para guru se-Kecamatan Wonomerto.
Acara tersebut diawali dengan gebyar hadrah Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Wonomerto. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan berupa kaligrafi kontemporer oleh Zahrotul Ramadani siswi kelas V MI Miftahul Ulum, peraih juara kedua lomba kaligrafi kontemporer tingkat Jawa Timur kepada H. Hasan Aminudin.
Dalam sambutannya H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa NU bertugas mengemban amanah keagamaan. Oleh karena itu, pengurus NU harus menjadi manusia yang warosatul ambiya'.
“Masjid sebagai rumah Allah SWT itu sebagai tempat untuk mengadu permasalahan. Hanya Allah SWT yang mampu menyelesaikan permasalahan setiap umat Islam dengan jalan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT,” katanya.
Menurut Hasan, pendidikan sekolah harus dipenuhi oleh para orang tua kepada anak-anaknya. Artinya anak-anak harus bersekolah di tempat-tempat pendidikan. “Pendidikan di sekolah tempat untuk menimba ilmu bagi anak-anak dalam rangka mencetak dan mendidik karakter anak, baik ilmu pengetahuan maupun pendidikan akhlak dan perilaku dengan baik,” pungkasnya. (y0n/why)


COMMENTS