Penulis : Hendra Bromo FM Jum'at, 21 April 2017 BESUK – Dalam rangka menjalin silaturahim dan kerukunan antar warga, kerja bhak...
Penulis : Hendra Bromo FM
Jum'at, 21 April 2017
BESUK – Dalam rangka menjalin silaturahim dan kerukunan antar warga, kerja bhakti gotong royong merupakan aktivitas keseharian masyarakat yang masih melekat cukup kuat di pedesaan. Hal ini tergambar jelas dalam kegiatan gotong royong masyarakat bersama Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE di Balai Desa Sindetlami Kecamatan Besuk, Rabu (19/4/2017) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh elemen masyarakat tampak saling bersinergi. Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah, Forkopimka Besuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat, kepala desa serta perangkat desa serta pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Banser turut hadir untuk mengawal tersebut. Bahkan hasil produk olahan pangan maupun hasil kreativitas unggulan masyarakat Desa Sindetlami yang tergabung dalam IKM/UKM turut ditampilkan.
Kehadiran Bupati Tantri ini disambut dengan pelepasan 500 ekor merpati oleh para penghobi merpati “gettakkan”. Menurut salah satu pemiliknya Supyan, hobbi ini adalah hobbi turun temurun warisan nenek moyang dan masih diminati oleh masyarakat kekinian. “Dilepas dimanapun merpati-merpati ini pasti akan kembali ke kandangnya lagi, Semoga suatu saat nanti Ibu Tantri akan kembali lagi mengunjungi kami disini” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri mengunjungi satu persatu stand produk maupun stand pelayanan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Serta menyerahkan bantuan susu lansia secara simbolis kepada 100 orang di stand Posyandu balita dan lansia Kecamatan Besuk.
Candaan dan keakraban selalu terlihat di setiap stand yang dikunjungi Bupati Tantri. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Probolinggo ini memberikan masukan dan kiat-kiat positif terkait produk unggulan yang sedang dikunjunginya. Bahkan selalu terlontar untuk memotivasi para enterprenersip itu, diantaranya kerajinan kain batik, lampu hias, kerajinan rangkaian bunga, kerajinan sablon, produk penghancur plastik dari TP. PKK Desa, produk olahan pangan, anyaman bambu, seni lukisan dan peternakan bebek peking.
Ada yang berbeda dengan pelaksanaan gotong royong di desa lain sebelumnya, stand Bank Jatim tampak mewarnai diantara stand-stand lainnya pada saat itu. Rupanya hadirnya pelayanan Bank Jatim disini adalah untuk dapatnya meninjau secara langsung aktifitas kewirausahaan warga Desa Sindetlami.
“Pelayanan perbankan sangat diperlukan untuk membantu dalam aspek permodalan yang nantinya akan sangat diperlukan bagi IKM/UKM dalam pengembangan usaha menuju skala yang lebih besar,” kata Bupati Tantri.
Lebih lanjut Bupati Tantri sangat mengapresiasi melihat tingginya antusias masyarakat dan besarnya tingkat kekompakan yang ditunjukkan masyarakat. Hal ini bisa menjadi sebagai media silaturahim yang baik. “Inti dari kegiatan gotong royong ini adalah ajang silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan masyarakat Kecamatan Besuk, antar warga dan tetangga, yang mana masing-masing memiliki profesi dan kesibukan yang berbeda. Jika tercipta silaturahim yang baik maka setiap permasalahan yang terjadi, Insya Allah akan terselesaikan dengan baik,” ujarnya. (dra/why)
Jum'at, 21 April 2017
BESUK – Dalam rangka menjalin silaturahim dan kerukunan antar warga, kerja bhakti gotong royong merupakan aktivitas keseharian masyarakat yang masih melekat cukup kuat di pedesaan. Hal ini tergambar jelas dalam kegiatan gotong royong masyarakat bersama Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE di Balai Desa Sindetlami Kecamatan Besuk, Rabu (19/4/2017) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh elemen masyarakat tampak saling bersinergi. Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah, Forkopimka Besuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat, kepala desa serta perangkat desa serta pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Banser turut hadir untuk mengawal tersebut. Bahkan hasil produk olahan pangan maupun hasil kreativitas unggulan masyarakat Desa Sindetlami yang tergabung dalam IKM/UKM turut ditampilkan.
Kehadiran Bupati Tantri ini disambut dengan pelepasan 500 ekor merpati oleh para penghobi merpati “gettakkan”. Menurut salah satu pemiliknya Supyan, hobbi ini adalah hobbi turun temurun warisan nenek moyang dan masih diminati oleh masyarakat kekinian. “Dilepas dimanapun merpati-merpati ini pasti akan kembali ke kandangnya lagi, Semoga suatu saat nanti Ibu Tantri akan kembali lagi mengunjungi kami disini” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri mengunjungi satu persatu stand produk maupun stand pelayanan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Serta menyerahkan bantuan susu lansia secara simbolis kepada 100 orang di stand Posyandu balita dan lansia Kecamatan Besuk.
Candaan dan keakraban selalu terlihat di setiap stand yang dikunjungi Bupati Tantri. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Probolinggo ini memberikan masukan dan kiat-kiat positif terkait produk unggulan yang sedang dikunjunginya. Bahkan selalu terlontar untuk memotivasi para enterprenersip itu, diantaranya kerajinan kain batik, lampu hias, kerajinan rangkaian bunga, kerajinan sablon, produk penghancur plastik dari TP. PKK Desa, produk olahan pangan, anyaman bambu, seni lukisan dan peternakan bebek peking.
Ada yang berbeda dengan pelaksanaan gotong royong di desa lain sebelumnya, stand Bank Jatim tampak mewarnai diantara stand-stand lainnya pada saat itu. Rupanya hadirnya pelayanan Bank Jatim disini adalah untuk dapatnya meninjau secara langsung aktifitas kewirausahaan warga Desa Sindetlami.
“Pelayanan perbankan sangat diperlukan untuk membantu dalam aspek permodalan yang nantinya akan sangat diperlukan bagi IKM/UKM dalam pengembangan usaha menuju skala yang lebih besar,” kata Bupati Tantri.
Lebih lanjut Bupati Tantri sangat mengapresiasi melihat tingginya antusias masyarakat dan besarnya tingkat kekompakan yang ditunjukkan masyarakat. Hal ini bisa menjadi sebagai media silaturahim yang baik. “Inti dari kegiatan gotong royong ini adalah ajang silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan masyarakat Kecamatan Besuk, antar warga dan tetangga, yang mana masing-masing memiliki profesi dan kesibukan yang berbeda. Jika tercipta silaturahim yang baik maka setiap permasalahan yang terjadi, Insya Allah akan terselesaikan dengan baik,” ujarnya. (dra/why)


COMMENTS