Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 11 April 2017 DRINGU - Dalam rangka menurunkan laju pertumbuhan penduduk, Dinas Pemberdayaan Perempuan...
Selasa, 11 April 2017
DRINGU - Dalam rangka menurunkan laju pertumbuhan penduduk, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo akan segera membentuk koalisi kependudukan Kabupaten Probolinggo. Hal itu terungkap dalam Forum Group Discussion dalam peningkatan pembangunan berwawasan kependudukan, Senin (10/4/2017).
Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Kota Probolinggo ini diikuti oleh 20 peserta terdiri dari Komisi D DPRD Kabupaten Probolinggo, Perguruan Tinggi Swasta (PTS), perangkat daerah dan instansi terkait serta organisasi kemasyarakatan. Narasumber berasal dari Perwakilan BKKBN Jawa Timur dan Koalisi Kependudukan Jawa Timur.
Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Herman Hidayat mengungkapkan dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, DPPKB mempunyai kewenangan baru mengendalikan laju pertumbuhan pendudukan.
“Yang ingin dicapai melalui forum group discussion ini adalah ingin menyamakan persepsi tentang penduduk yang harus dirubah mindsetnya menjadi subjek bukan hanya objek,” katanya.
Menurut Herman, demi mewujudkan hal tersebut perlu ada sinkronisasi kebijakan tentang kependudukan di daerah dan harus ada integrasi kebijakan kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan. “Namun yang paling penting juga mampu membentuk pengurus koalisi kependudukan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Herman menegaskan koalisi kependudukan ini nantinya bertugas memperkuat peran pemerintah dalam pembangunan kependudukan sekaligus melakukan advokasi dalam pengarustamakan pembangunan kependudukan. “Serta memberikan saran dan lumbung pikir bagi pengambil kebijakan kaitannya dengan pembangunan kependudukan,” tegasnya.
Lebih lanjut Herman menambahkan bahwa Koalisi Kependudukan Kabupaten Probolinggo ini nantinya bisa membuat grand desain dan penyelesaian kependudukan, parameter dan workshop serta seminar kependudukan.
“Melalui koalisi kependudukan ini nantinya diharapkan kita mempunyai mitra yang kuat dan membantu dalam menurunkan laju pertumbuhan pendudukan maupun dalam melakukan analisa dan kajian-kajian terhadap dampak dari isu-isu kependudukan,” pungkasnya. (wan/why)


COMMENTS