Reporter : Syamsul Akbar Rabu, 05 April 2017 DRINGU – Sedikitnya 50 orang dari Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) se-Kabupaten Pro...
Reporter : Syamsul Akbar
Rabu, 05 April 2017
DRINGU – Sedikitnya 50 orang dari Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) se-Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) investasi yang digelar oleh Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Rabu (5/4/2017).
Kepala Diskan Kabupaten Probolingg Dedy Isfandi mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak investor asing atau dari luar yang merangkul usaha kecil dan mikro. Terlebih dengan mulai dibangunnya akses jalan tol yang akan menambah jumlah investor di Kabupaten Probolinggo.
“Demi mendukung masuknya investor, tentunya harus ditunjang dengan akses jalan/infrastruktur, sumber daya listrik, sumber daya alam dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, poklahsar harus bisa memanfaatkan informasi yang ada di lingkungannya,” katanya.
Menurut Dedy, salah satu usaha pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah adalah dengan mendorong para investor baik investor lokal maupun investor asing untuk melakukan investasi di daerah.
“Investasi merupakan salah satu modal utama dalam pembangunan daerah. Untuk itu penanaman modal merupakan salah satu bidang pemerintahan yang wajib dilaksanakan oleh daerah,” jelasnya.
Dedy menegaskan bahwa hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dalam menggali potensi daerahnya dan menciptakan peluang penanaman modal. “Promosi atau publikasi potensi daerah pada era sekarang ini menjadi sangat penting mengingat perannya sebagai sarana pemasaran daerah dalam rangka menjual daerahnya kepada investor,” tegasnya.
Sementara Kasi Mutu dan Diversifikasi Produk Diskan Kabupaten Probolinggo Nurhafiva mengungkapkan bimtek investasi pada poklahsar ini dimaksudkan untuk mendorong investasi daerah baik oleh investor lokal maupun investor asing.
“Dimana tujuannya adalah mengembangkan perekonomian daerah, meningkatkan peluang usaha serta peningkatan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.
Dalam bimtek ini, para poklahsar mendapatkan materi tentang kebijakan bina usaha perikanan dari Diskan Kabupaten Probolinggo, peran investasi modal dalam negeri dan asing dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo serta mendirikan koperasi dan permodalan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. (wan/why)
Rabu, 05 April 2017
DRINGU – Sedikitnya 50 orang dari Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) se-Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) investasi yang digelar oleh Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Rabu (5/4/2017).
Kepala Diskan Kabupaten Probolingg Dedy Isfandi mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak investor asing atau dari luar yang merangkul usaha kecil dan mikro. Terlebih dengan mulai dibangunnya akses jalan tol yang akan menambah jumlah investor di Kabupaten Probolinggo.
“Demi mendukung masuknya investor, tentunya harus ditunjang dengan akses jalan/infrastruktur, sumber daya listrik, sumber daya alam dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, poklahsar harus bisa memanfaatkan informasi yang ada di lingkungannya,” katanya.
Menurut Dedy, salah satu usaha pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah adalah dengan mendorong para investor baik investor lokal maupun investor asing untuk melakukan investasi di daerah.
“Investasi merupakan salah satu modal utama dalam pembangunan daerah. Untuk itu penanaman modal merupakan salah satu bidang pemerintahan yang wajib dilaksanakan oleh daerah,” jelasnya.
Dedy menegaskan bahwa hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dalam menggali potensi daerahnya dan menciptakan peluang penanaman modal. “Promosi atau publikasi potensi daerah pada era sekarang ini menjadi sangat penting mengingat perannya sebagai sarana pemasaran daerah dalam rangka menjual daerahnya kepada investor,” tegasnya.
Sementara Kasi Mutu dan Diversifikasi Produk Diskan Kabupaten Probolinggo Nurhafiva mengungkapkan bimtek investasi pada poklahsar ini dimaksudkan untuk mendorong investasi daerah baik oleh investor lokal maupun investor asing.
“Dimana tujuannya adalah mengembangkan perekonomian daerah, meningkatkan peluang usaha serta peningkatan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.
Dalam bimtek ini, para poklahsar mendapatkan materi tentang kebijakan bina usaha perikanan dari Diskan Kabupaten Probolinggo, peran investasi modal dalam negeri dan asing dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo serta mendirikan koperasi dan permodalan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. (wan/why)



COMMENTS