Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 22 Maret 2017 SUMBERASIH - Sebagai upaya peningkatan dunia investasi dan pengembangan usaha, Dinas Penanam...
Rabu, 22 Maret 2017
SUMBERASIH - Sebagai upaya peningkatan dunia investasi dan pengembangan usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi peningkatan fasilitasi terwujudnya usaha strategis antar usaha besar dan UKM di Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/3/2017) di RM New Rahayu di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih.
Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta terdiri dari kelompok UKM mangga dan kelompok UKM olahan mangga. Dalam kesempatan ini mereka mendapatkan materi dari narasumber Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Jawa Tmur, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo serta PT Sata Harum dari Desa Betek Taman Kecamatan Gading.
Kepala Bidang Penanaman Modal Umu Fatmah mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menjembatani antara pelaku usaha besar dan pelaku usaha kecil menengah agar tercipta hubungan kerja sama strategis dalam menjalankan usahanya masing-masing.
“Tujuannya menciptakan hubungan kerja sama antara pelaku usaha besar dan pelaku usaha kecil menengah. Serta meningkatkan profit atau sales pihak-pihak yang bermitra,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan dunia usaha yang intinya demi peningkatan dunia investasi di Kabupaten Probolinggo.
“Pemkab Probolinggo akan tetap selalu mendorong peningkatan investasi. Bahkan sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Daerah akan tetap mendukung para pengusaha dalam mengembangkan usahanya,” katanya.
Dengan target penanaman modal yang tinggi yang harus dicapai oleh pemerintah, Hadi mengingatkan kembali bahwa penanaman modal akan mengalir ke negara maupun daerah yang memiliki prospek keuntungan serta memberikan banyak kemudahan dalam berusaha dan tersedianya pelayanan yang baik terhadap para penanam modal.
“Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo akan terus menerus berupaya untuk dapat meningkatkan kegiatan penanaman modal yang berkualitas dan memberikan nilai tambah dengan penyebaran yang merata di daerah serta meningkatkan pelayanan yang lebih prima, transparan dan profesional,” jelasnya.
Menurut Hadi, peningkatan pelayanan perizinan dan non perizinan dilakukan melalui penyempurnaan mekanisme pelayanan yang mencakup penyempurnaan help desk, front officers, konsultasi dan administrasi dengan prinsip cepat, mudah, transparan dan akuntabel.
“Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa percepatan proses penerbitan perizinan dan non perizinan juga terus menerus ditingkatkan melalui peningkatan kapasitas SDM serta implementasi Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE),” pungkasnya. (wan/why)


COMMENTS