Penulis : Dimaz Bromo FM Selasa, 07 Maret 2017 KRAKSAAN - Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Simpatik Semeru 2017, Satu...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Selasa, 07 Maret 2017
KRAKSAAN - Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Simpatik Semeru 2017, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Urdokkes Polres Probolinggo menggelar kegiatan bakti sosial dan anjangsana di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan, Selasa (7/3/2017) sore.
Selain memberikan santunan berupa sembako kepada pengurus Pondok Pesantren Darul Hikmah, dalam kesempatan tersebut juga diberikan pengobatan gratis kepada pengurus dan santri pondok pesantren.
Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Tri Nuartiko mengatakan bakti sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. “Selama ini Polantas identik dengan menilang pelanggar lalu lintas. Dengan Operasi Simpatik ini kami ingin memberikan simpati tidak hanya di jalan saja,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kasat Lantas juga memberikan pendidikan masyarakat lalu lintas (dikmas lantas) kepada seluruh santri pondok pesantren tentang pentingnya mentaati peraturan lalu lintas.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Polri bisa bersinergi lebih baik dengan masyarakat. Polisi tidak hanya berfungsi sebagai penegak aturan atau pemberi sanksi hukum, tapi juga bagian yang ingin merasakan dan membantu masyarakat,” tegasnya. (maz/why)
Selasa, 07 Maret 2017
KRAKSAAN - Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Simpatik Semeru 2017, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Urdokkes Polres Probolinggo menggelar kegiatan bakti sosial dan anjangsana di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan, Selasa (7/3/2017) sore.
Selain memberikan santunan berupa sembako kepada pengurus Pondok Pesantren Darul Hikmah, dalam kesempatan tersebut juga diberikan pengobatan gratis kepada pengurus dan santri pondok pesantren.
Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Tri Nuartiko mengatakan bakti sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. “Selama ini Polantas identik dengan menilang pelanggar lalu lintas. Dengan Operasi Simpatik ini kami ingin memberikan simpati tidak hanya di jalan saja,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kasat Lantas juga memberikan pendidikan masyarakat lalu lintas (dikmas lantas) kepada seluruh santri pondok pesantren tentang pentingnya mentaati peraturan lalu lintas.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Polri bisa bersinergi lebih baik dengan masyarakat. Polisi tidak hanya berfungsi sebagai penegak aturan atau pemberi sanksi hukum, tapi juga bagian yang ingin merasakan dan membantu masyarakat,” tegasnya. (maz/why)



COMMENTS