Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 12 Maret 2017 PAITON – Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Probolinggo selama tahun 2016 men...
Minggu, 12 Maret 2017
PAITON – Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Probolinggo selama tahun 2016 mencapai 18.252,60 ton. Jumlah tersebut meningkat drastis jika dibandingkan dengan produksi tahun 2015 yang hanya mencapai 17.934,93 ton.
Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Wahid Noor Azis mengatakan penangkapan ikan ini sebagian dilakukan di TPI dan tempat pendaratan ikan di setiap desa di kawasan pesisir. Ikan yang paling dominan ditangkap nelayan adalah ikan jenis tembang, kembung, layang dan peperek.
“Daerah yang menjadi sentra nelayan di Kabupaten Probolinggo adalah desa-desa yang berada di kawasan pesisir. Banyak dan sedikitnya hasil tangkapan nelayan tergantung kepada cuaca dan musim,” ungkapnya.
Lebih lanjut Wahid menjelaskan, selain dikonsumsi masyarakat lokal, hasil tangkapan nelayan juga dikirim keluar daerah seperti Pasuruan, Kota Probolinggo, Malang, Surabaya dan Puger (Jember) dalam bentuk ikan segar. “Tetapi juga ada ikan yang masuk dari luar daerah ke Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Wahid menambahkan, ada beberapa upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan populasi ikan dan produksi ikan tangkap. Yakni transplantasi terumbu karang, gugus berongga, fish apartement dan rumpon.
“Tidak menutup kemungkinan adalah mencari ikan di luar daerah. Sebab menangkap ikan di mana pun boleh asalkan alat tangkapnya ramah lingkungan dan menggunakan perahu kecil,” pungkasnya. (wan/why)


COMMENTS