Penulis : Hendra Tri Kamis, 02/03/2017 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan PLN Area Pasuruan, Kamis (2/3/2017) m...
Penulis : Hendra Tri
Kamis, 02/03/2017
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan PLN Area Pasuruan, Kamis (2/3/2017) melakukan penandatanganan kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama peningkatan pelayanan kelistrikan di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo.Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang serah terima operasi jaringan tenaga listrik yang dibangun oleh Pemkab Probolinggo. Penandatanganan itu dilakukan oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Anung Widiarto dan Manager PLN Area Pasuruan Agus Setiono.
Penandatanganan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Erlin Setiawati dan jajaran PLN Area Pasuruan serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kesepakatan kerja sama ini menitikberatkan pada tiga cakupan. Yakni, subsidi listrik tepat sasaran, pengembangan listrik daerah dan pengembangan listrik di Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih.
“Untuk mengawali ini, pihak PLN sudah melakukan sosialisasi ke seluruh desa di Kabupaten Probolinggo, khususnya tentang mekanisme pengaduan rumah tangga miskin dan tidak mampu terkait pelaksanaan subsidi listrik tepat sasaran,” kata Manager PLN Area Pasuruan Agus Setiono.
Dalam kesempatan ini Agus Setiono juga memaparkan alur mekanisme pelayanannya yang nantinya akan diawali dari pemerintahan desa, dilanjutkan ke tingkat kecamatan untuk input data berbasis web yang dapat diakses di seluruh Indonesia.
Untuk rencana pengembangan listrik di Gili Ketapang, PLN berencana membangun gedung untuk PLTD dengan kapasitas 3 unit masing-masing 500 KVA. Gedung ini ditempatkan di lokasi strategis dekat dermaga baru.
“Saat ini hanya ada 1 unit dengan kapasitas 500KVA dengan kemampuan operasi hanya 12 jam dan belum bisa terdistribusi ke semua Kepala Keluarga (KK) karena kemampuan mesin yang terbatas. Dengan adanya pengembangan ini tentu akan mampu memenuhi kebutuhan listrik warga Gili Ketapang selama 24 jam non stop,” tegasnya.
Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Anung Widiarto menyampaikan bahwa kerja sama sangat bermanfaat dan perlu ditingkatkan dengan saling menjalin koordinasi antara Pemkab Probolinggo dan PLN. Setiap keterbatasan yang ada dibawah perlu dikaji dan diselesaikan bersama.
“Pemerintah daerah sebagai pengawasan dan pengendalian, akan berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban alat-alat yang nantinya akan dipasang di wilayah-wilayah di seluruh Kabupaten Probolinggo,” katanya. (dra/why)


COMMENTS