Penulis : Hendra Bromo FM Senin, 13 Maret 2017 PAITON/KREJENGAN -Sejak awal Februari 2017 lalu, masing-masing kecamatan di Kabupat...
Senin, 13 Maret 2017
PAITON/KREJENGAN -Sejak awal Februari 2017 lalu, masing-masing kecamatan di Kabupaten Probolinggo melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Musrenbang Desa dan Kelurahan yang berisi beberapa aspirasi dari masyarakat desa.
Musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan di tahun berikutnya.
Kegiatan ini tidak semata-mata menyepakati prioritas masalah daerah yang ada di desa/kelurahan yang diusulkan dari musrenbang desa dan kelurahan, tetapi untuk menghasilkan prioritas masalah dan kegiatan yang menjadi urusan dan kewenangan wajib dan pilihan pemerintah daerah.
Oleh sebab itu masing-masing kecamatan harus cerdas dalam merumuskan usulan-usulannya yang nantinya akan dibawa ke forum berikutnya yaitu Forum Musrenbang Kabupaten Probolinggo. Dimana dalam forum ini nantinya akan menserasikan dan menyesuaikan Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Dinas (OPD) yang kemudian akan digunakan untuk mematangkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Probolinggo untuk tahun 2018.
Seperti yang terjadi pada Musrenbang Kecamatan Paiton dan Krejengan. Kasi Pembangunan Kecamatan Paiton Abd. Muhaimin menuturkan bahwa ada dua kegiatan yang menjadi prioritas di Kecamatan Paiton. Selain usulan pembuatan tembok penahan gelombang di kampung nelayan di sepanjang pesisir Desa Jabungsisir, Randu Tatah dan Karanganyar, juga ada usulan dibangunnya gedung sentra UKM dan IKM di lokasi Candi Jabung.
Tentunya gedung sentra ini nantinya akan diisi oleh pengusaha-pengusaha kecil penghasil souvenir maupun makanan olahan khas pesisir. Hal ini akan menjadi salah satu usulan prioritas mengingat gencarnya promosi destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo.
“Insya Allah usulan kami tersebut akan membawa dampak yang positif untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil disekitar Candi Jabung dan masyarakat Paiton. Nantinya akan kami usulkan juga pelatihan-pelatihan SDM agar bisa meningkatkan kreatifitas IKM dan UKM,” katanya.
Senada pula dengan salah satu usulan dari Kecamatan Krejengan. Dimana ada usulan agar di lapangan Kecamatan Krejengan seluas 9000 m2 dibangun beberapa fasilitas diantaranya sentra UKM dan IKM, Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk masyarakat, pusat olahraga dan taman bermain di satu lokasi.
Kepala Desa Krejengan Nurul Huda menyampaikan ide ini muncul karena lokasinya yang sangat strategis yaitu persis di pinggir jalan raya Krejengan. Dimana jalan ini merupakan salah satu jalur penghubung menuju lokasi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Probolinggo dan mulai ramai dilewati para pengunjung.
“Sentra ini nantinya akan menjadi ikon dari Kecamatan Krejengan yang pemanfaatannya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Krejengan, khususnya IKM dan UKM. Mengingat kami memiliki produk-produk unggulan yang layak untuk diekspose secara maksimal,” ujarnya. (dra/why)


COMMENTS