Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 01/03/2017 PROBOLINGGO – Sebagai upaya meningkatkan sekaligus mengembangkan usaha koperasi, Dinas Kope...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 01/03/2017
Dalam kegiatan yang digelar di Pasebab Sena Hotel dan Restauran Probolinggo ini, para anggota gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo diajak untuk bersama-sama mengembangkan usaha koperasi berbasis orientasi pasar dengan mewujudkan rumah pangan keluarga.
Kepala Bidang Usaha Koperasi dan Fasilitasi Permodalan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Eduard Nahumury mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam rangka pengembangan usaha koperasi dan meningkatkan pengetahuan SDM koperasi yang bergerak di sektor pertanian terkait dengan program kerja sama. “Serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang usaha koperasi,” katanya.
Menurut Edo, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan rumah pangan keluarga. Dimana nantinya koperasi bisa menjalin kerja sama dengan Bulog sebagai penyalur beras, gula, minyak goreng dan tepung demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Upaya ini sangat penting dan sebuah peluang yang sangat besar, bukan hanya untuk koperasinya tetapi juga untuk kesejahteraan anggotanya. Mari bersama-sama anggota koperasi memanfaatkan peluang itu dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Santiyono mengungkapkan perubahan pola persaingan global yang dikarenakan oleh globalisasi, liberalisasi, perdagangan dan teknologi menjadikan bisnis makin kompetitif. Sehingga koperasi mau tidak mau harus mengikuti arus global tersebut dengan memonitor setiap perubahan yang terjadi.
“Koperasi harus dapat menentukan keunggulan bersaing atau mengidentifikasi peluang baru dalam memperoleh keunggulan. Hal ini memerlukan analisis terhadap pelanggan dan persaingan. Analisis tentang keunggulan bersaing menghendaki bahwa perusahaan harus berorientasi pada pasar,” katanya.
Menurut Santiyono, dengan adanya koperasi berorientasi pasar inilah akan mempunyai nilai yang kompetitif dan mempunyai inovasi sehingga tidak kalah bersaing dengan yang lain guna untuk meningkatkan penjualan dikarenakan pemasaran dalam suatu koperasi merupakan aktivitas yang penting bila dibandingkan dengan aktivitas lainnya.
“Hal ini disebabkan karena berhasil atau tidaknya suatu koperasi dalam berusaha tergantung pada berhasil atau tidaknya perusahaan dalam menjual hasil produksi. Semakin besarnya penjualan maka semakin besar pula koperasi memperoleh keuntungan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, para perwakilan gerakan koperasi ini mendapatkan materi dari beberapa narasumber yang berasal dari Bulog Probolinggo, Dekopinda, Coorperative Trading House Jatim Sidoarjo, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Kodim 0820 Probolinggo. (wan/fie)


COMMENTS