Penulis : Mujiono Kamis, 09 Maret 2017 LECES – Sebagai upaya mengajak masyarakat kembali berbelanja ke pasar tradisional, Pemerintah...
Kamis, 09 Maret 2017
LECES – Sebagai upaya mengajak masyarakat kembali berbelanja ke pasar tradisional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengadakan kegiatan grebek pasar.
Demi mendukung program tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si meresmikan loss Pasar Leces sebagai upaya revitalisasi pasar rakyat melalui dana tugas pembantuan tahun 2016, Kamis (10/3/2017) di halaman Pasar Tradisional Leces.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf Hendhi Yustian Danang Suta, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo serta kepala perangkat daerah, para pengelola pasar dam kepala pasar se-Kabupaten Probolinggo.
Peresmian los Pasar Leces ini mengambil tema “Merammeh ke Pasar Tradisional, Pasarrah Berseh, Berengah Lengkap, Regenah Modeh, Tembengennah Pasteh Pas”. Revitalisasi dan penataan serta penambahan prasarana pendukung lainnya ini dilakukan agar supaya tercipta lingkungan pasar yang bersih, tertib, aman dan nyaman sehingga terbentuk pasar sehat dan representatif.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Happy mengungkapkan bahwa rehabilitasi pasar tradisional yang sudah tidak layak atau berusia tua pada tahun 2016 dilakukan sebanyak 5 (lima) pasar tradisional. Diantaranya Pasar Leces, Pasar Ambulu Kecamatan Sumberasih, Pasar Bucor Kecamatan Pakuniran, Pasar Besuk dan Pasar Senen Kecamatan Besuk.
Rehabilitasi tersebut diperuntukan untuk rehabilitasi loss pasar, pagar, drainase, pavingisasi, rehabilitasi talang dan pengecetan. Sedangkan pembangunan Pasar Leces difokuskan pada loss dan kios dengan jumlah pedagang sebanyak 210. Untuk pembangunan kios atau lapak sebanyak 228 tempat dan kelebihan 18 kios atau lapak untuk relokasi pedagang baru.
Sedangkan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjelaskan bahwa komitmen Pemkab Probolinggo terhadap kesejahteraan para pedagang di pasar dilakukan dengan memberikan kemudahan dan berjalan dengan baik dan lancar.
“Komitmennya adalah istiqomah melaksanakan pembangunan loss pasar untuk para pelaku atau pedagang di pasar mampu dan siap berdaya saing dengan pasar modern,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Tantri mengharapkan agar peresmian bedak ini mampu bermanfaat dan menjawab tantangan para penjual maupun pembeli. “Ciptakan sebuah pasar yang bersih sehingga masyarakat selalu berbelanja di pasar tradisional. Sebagai pengurus dan pedagang yang amanah dapat melayani pembeli dengan baik,” pungkasnya.
Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penguntingan pita peresmian. Sekaligus penyerahan bantuan modal kepada para pedagang. (y0n/why)


COMMENTS