Penulis :Mujiono Bromo FM Selasa, 21 Maret 2017 DRINGU – Demi melestarikan budaya gotong royong sekaligus mempererat tali silaturahim,...
Selasa, 21 Maret 2017
DRINGU – Demi melestarikan budaya gotong royong sekaligus mempererat tali silaturahim, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE melakukan gotong royong bersama masyarakat Desa Ngepoh Kecamatan Dringu, Senin (20/3/2017). Kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh ratusan masyarakat.
Selain Bupati Tantri, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Probolinggo Rika Apria Wijayanti dan sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo serta Forkopimka Dringu.
Kegiatan ini diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Ngepoh. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon kelapa dan kunjungan ke tiap-tiap stand hasil produk IKM masyarakat yang ada di depan Balai Desa Ngepoh Kecamatan Dringu.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri juga menyerahkan hasil pengurusan surat ijin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu berupa Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP) dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Diserahkan pula, surat ijin kerja bidan, bantuan kacamata untuk lansia, paket sembako, bantuan susu lansia, bantuan mesin tanam padi dan bantuan perahu fiber bermotor serta sarana alat bantu ikan.
Kepala Desa Ngepoh Sholehudin mengharapkan agar kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. “Kami mengharapkan saran dan dukungan masyarakat agar pembangunan di Desa Ngepoh bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama,” katanya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa budaya gotong royong ini dilaksanakan setiap minggu yang tujuannya untuk menjalin silaturahim dan menjallin kekeluargaan. “Serta, menjalin kerukunan antar masyarakat, sehingga kegiatan gotong royong dapat membawa hikmah dan manfaat bagi masyarakat Desa Ngepoh,” katanya.
Menurut Bupati Tantri, peran seorang guru memiliki andil besar dalam memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada anak didiknya. Permasalahan yang dihadapi adalah akhlak dan moral anak.
“Seorang guru harus memberikan pendidikan berupa pengetahuan umum disertai dengan pendidikan moral. Sebab melalui pendidikan moral nantinya bisa mencetak karakter dan perilaku anak bangsa yang cerdas dan berakhlakul karimah,” jelasnya.
Tekait dengan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Bupati Tantri menegaskan kepada masyarakat khususnya Desa Ngepoh secara keseluruhan untuk memiliki identitas (e-KTP). “Hal ini penting untuk mendukung terwujudnya database kependudukan yang akurat, dapat mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan KTP palsu, membatasi ruang gerak pelaku kriminal termasuk teroris dan dapat digunakan dalam segala aspek kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (y0n/why)


COMMENTS