Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 22 Maret 2017 PROBOLINGGO - Dalam rangka diversifikasi pengolahan produk perikanan, Dinas Perikanan (Diska...
Rabu, 22 Maret 2017
PROBOLINGGO - Dalam rangka diversifikasi pengolahan produk perikanan, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan di Hotel Tampiarto, Rabu dan Kamis (22-23/3/2017).
Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Tongas, Sumberasih, Wonomerto, Tegalsiwalan, Sukapura dan Lumbang.
Selama pelatihan para peserta mendapatkan materi tentang kebijakan perikanan, enterpreneurship dan diversifikasi pengolahan produk perikanan. Serta, praktek pengolahan sempol dan kaki naga.
Kasi Mutu dan Diversifikasi Produk Diskan Kabupaten Probolinggo Nurhafiya pelatihan ini dimaksudkan sebagai pembinaan kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi produk olahan dalam rangka peningkatan produksi pengolahan perikanan.
“Tujuannya, memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan kepada masyarakat sekaligus memberikan alternatif usaha bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi pengangguran,” katanya.
Sementara Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengatakan bahwa selama ini produksi perikanan sudah digenjot semaksimal mungkin baik dari sektor budidaya laut, tambak dan air tawar. Hanya saja kalau produksi perikanan ini semuanya dijual mentah, tentunya akan over produksi. Oleh karena itu, perlu sebuah upaya melalui kegiatan diversifikasi pengolahan produk perikanan.
“Dalam bidang bina usaha perikanan, kami berupaya untuk memfasilitasi pengolahan, promosi dan pemasaran. Semua ini diperlukan untuk membantu masyarakat agar bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatannya. Karena hal ini merupakan salah satu faktor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selanjutnya jelas Dedy, pihaknya akan melakukan sinergitas dengan beberapa perangkat daerah terkait produk hasil pengolahan perikanan yang dihasilkan masyarakat. Mulai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam hal packing, promosi dan pasar, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam hal kelembagaan dan modal serta Dinas Kesehatan dalam hal rekomendasi Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) sebagai ijin edar produk yang dihasilkan.
“Semua syarat mulai dari packing, promosi, pasar, kelembagaan dan modal serta P-IRT harus dimiliki oleh kelompok perikanan. Sebab jika tidak maka tentu produknya tidak akan laku dan sulit menembus pangsa pasar. Tetapi demi mewujudkan hal tersebut kita tidak bisa sendiri,perlu sinergitas dengan semua pihak dalam rangka menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkasnya. (wan/why)


COMMENTS