Penulis : Hendra Bromo FM Jum'at, 31 Maret 2017 KRAKSAAN – Dalam rangka menciptakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Dinas Kom...
Penulis : Hendra Bromo FM
Jum'at, 31 Maret 2017
Jum'at, 31 Maret 2017
KRAKSAAN – Dalam rangka menciptakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Koran Pantura menggelar Rembug Masyarakat di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Rabu (29/3/2017) sore. Sebagai narasumber dihadirkan perwakilan dari Polres dan KPU Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dan pemudi perwakilan dari berbagai komunitas, organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di Kecamatan Kraksaan dan sekitarnya. Seperti MUI, MWCNU, GP Ansor, Fatayat, Muslimat NU, Karang Taruna, TP PKK, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Kraksaan.
Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu media diseminasi informasi untuk menyampaikan secara langsung kepada masyarakat tentang program-program kerja pemerintah, baik tingkat Kabupaten Probolinggo maupun Provinsi Jawa Timur.
“Program itu perlu mendapatkan umpan balik dari ide-ide segar, isu maupun informasi permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Sengaja kami menghadirkan masyarakat usia produktif yang notabene tergabung dalam ormas, dengan harapan sedapatnya untuk menyebarluaskan informasi positif ini di lingkungannya atau di organisasinya,” katanya.
Perwakilan dari KPU Kabupaten Probolinggo Irfan Ghazi memaparkan secara meluas tentang tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 dan hal-hal baru yang perlu diketahui oleh masyarakat luas terkait Pilbup serta permasalahan di setiap Pemilukada yang telah terlaksana sebelumnya.
Disela-sela ulasannya Irfan menyampaikan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP elektronik yang merupakan salah satu syarat bagi calon pemilih. “Kurangnya jumlah kursi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo disebabkan banyaknya warga yang tidak bisa memberikan hak pilihnya karena belum memiliki KTP,” jelasnya.
Sementara Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Hendrix Kusuma Wardana menyampaikan maklumat Kapolres Kabupaten Probolinggo tentang adanya berita hoax atau penyebaran informasi palsu tentang penculikan anak yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat.
Dalam kesempatan ini Hendrix menyampaikan program-program yang sudah dilaunching oleh Polres Kabupaten Probolinggo. Salah satunya Program Bromo Perkasa dan Program Lisa Aja (Polisi Sahabat Remaja).
Sedangkan Kanit Dikyasa Polres Probolinggo Ipda Agus Supriyanto memberikan himbauan kepada para perwakilan masyarakat ini untuk lebih beretika dalam berlalu lintas terkait dengan relatif tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Probolinggo. Serta mengajak untuk turut serta dalam mensukseskan even Kawasan Tertib Lalulintas tahun 2017 yang akan dilaksanakan 3 April mendatang.
“Jangan menang sendiri di jalan raya, silahkan pilih mengalah di jalan asal selamat sampai masuk rumah atau menang tapi masuk kuburan,” pungkasnya. (dra/why)



COMMENTS