Penulis : Mujiono Bromo FM Rabu, 15 Maret 2017 PROBOLINGGO - Kewajiban bidan adalah selalu menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerin...
Rabu, 15 Maret 2017
PROBOLINGGO - Kewajiban bidan adalah selalu menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah desa maupun elemen masyarakat pada khususnya. Peningkatan sinergitas dan komunikasi dilakukan untuk menjalin kerjasama yang baik dan menghindari permasalahan. Sehingga nantinya dapat melayani kesehatan masyarakat dengan baik dan profesional.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ketika memberikan pengarahan dan penjelasan pemberkasan 114 orang bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI untuk pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2017 di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Selasa (14/3/2017).
Menurut Bupati Tantri, perubahan status kerja seorang pegawai haruslah disyukuri sebagai nikmat Allah SWT tentang peningkatan dan kejelasan status pada bidan PTT menjadi PNS.
“Wujud rasa syukur bisa berupa lisan dan juga berupa sebuah tindakan. Sebagai wujudnya bagi para bidan adalah lebih semangat, profesional dan juga lebih ditingkatkan pelayanan kesehatannya,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Tantri menegaskan bahwa permasalahan yang banyak dihadapi pada saat ini adalah kasus kematian ibu dan bayi yang relatif tinggi. “Seorang bidan janganlah berbuat lalai dalam melaksanakan tugas melayani kesehatan masyarakat. Untuk menghindari hal itu, perlu dibantu dengan data akurat untuk mempermudah proses pelayanan kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Sementara Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Abdul Halim mengungkapkan bahwa tahapan pelaksanaan pengadaan CPNS terbagi dalam 3 (tiga) tahapan. Yakni, perencanaan formasi, seleksi CPNS bidan PTT serta penetapan NIP dan pengangkatan CPNS Daerah dengan Keputusan Bupati.
“Untuk tahap seleksi mulai pendaftaran maupun pelaksanaan ujian dan penetapan kelulusan sepenuhnya ditangani Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Kantor Regional BKN masing-masing provinsi,” katanya.
Pengarahan ini dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Endang Astuti dan Direktur RSUD Tongas drg. Kamaliyah Tjipluk Pudji Lestari. (y0n/fie)


COMMENTS