Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu,05/03/2017 GENDING - Patroli Sabhara Polres Probolinggo berhasil mengamankan enam remaja di Bukit Benta...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu,05/03/2017
Minggu,05/03/2017
GENDING - Patroli Sabhara Polres Probolinggo berhasil mengamankan enam remaja di Bukit Bentar Desa Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 14.00, Minggu (5/3/2017). Penangkapan remaja tersebut lantaran mereka kedapatan sedang asyik berpesta minuman keras (miras) jenis arak.
Enam remaja yang semuanya berasal dari Desa Paras Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo itu diantaranya Mohammad Toha, Solihin, Mohamad Farid, Saiful Islam, Misbahul Ulum dan Kusnadi.
Penangkapan enam remaja tersebut tidak hanya dilakukan setelah patroli gabungan Sabhara Polres Probolinggo bersama Koramil Gending mendapat informasi dari warga, selanjutnya keenam remaja tersebut diamankan ke Mapolsek Gending.
Kapolsek Gending AKP Sunaryo mengatakan penangkapan remaja itu memang berasal dari informasi masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas para remaja yang terjadi hampir setiap hari.
“Karena informasi tersebut kemudian kami melakukan patroli rutin dan dibantu petugas Koramil Gending. Setelah kami melakukan patroli memang benar adanya,” katanya.
Saat melakukan patroli, pihaknya menemukan segerombolan pemuda saat berada di kawasan Bukit Bentar. “Setelah kami datangi memang benar, mereka sedang berpesta minuman keras jenis arak,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut pihaknya langsung mengamankan enam pemuda dan kemudian dibawa ke Mapolsek Gending untuk dimintai keterangan. “Alasan mereka bermacam-macam, karena masih remaja kami langsung panggil orang tuanya ke Mapolsek. Selain memanggil orang tua, kami juga meminta surat penyataan untuk tidak akan mengulangi lagi,” terangnya.
Ia berharap, pada masyarakat untuk tidak anti melaporkan kepada pihak berwajib manakala ada kegiatan yang mencurigakan. “Laporkan saja pada kami, nanti pasti akan kami tindaklanjuti,” urainya.
Disinggung jadi tempat pesta miras, AKP Sunaryo hal itu bisa jadi salah satu alasannya karena memang kawasan tersebut sepi dari masyarakat. “Makanya itu, kami minta agar warga tetap saling mengawasi lingkungan sekitar. Kalau ada kegiatan yang mecurigakan langsung lapor aja,” tandasnya. (maz/trn)



COMMENTS