Penulis : Dimaz Bromo FM Sabtu, 25 Februari 2017 BANYUANYAR – Pencurian hewan (curwan) masih marak terjadi di Kecamatan Banyuanyar Kabup...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 25 Februari 2017
BANYUANYAR – Pencurian hewan (curwan) masih marak terjadi di Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo. Jum’at (24/2/2017) dini hari, dua ekor sapi milik warga Desa Banyuanyar Kidul, ditemukan di Desa Blado Kulon, Kecamatan Banyuanyar.
Dua ekor sapi itu ditemukan secara berurutan di lokasi yang berbeda di Desa Blado Kulon. Ceritanya, sekitar pukul 01.00, Kades Blado Kulon Abdullah mendapat laporan dari warganya akan ada pencuri sapi masuk ke Desa Blado Kulon.
Saat itu juga, perintah ronda malam diberikan di sejumlan titik. Sekitar pukul 03.30, warga yang ronda memergoki seorang lelaki menuntun seekor sapi di jalan desa. Warga lantas melapor ke Kades Abdullah yang sedang berkeliling bersama empat warganya.
Saat itu juga, Abdullah bersama warga menelusuri laporan itu. Tidak lama kemudian, mereka menemukan jejak sapi. Abdullah dan warga pun mengikuti jejak tersebut. Mereka akhirnya memergoki seorang lelaki di ladang tebu yang sedang menuntun sapi anakan. Namun, pelaku lari. Warga dan Abdullah lantas mengamankan sapi itu ke rumah Abdullah.
“Ciri-ciri pelaku saya tidak tahu. Sebab, suasananya gelap. Yang jelas, hanya satu orang yang kelihatan. Tidak ada pelaku lain. Waktu itu, sudah tidak ada tampar yang melilit di leher sapi. Mungkin sudah dibuka,” jelas Abdullah.
Di saat yang sama, warga lain yang ronda menemukan seekor sapi merah indukan di samping rumah Khusnan, juga warga Desa Blado Kulon. Saat itu juga, sapi indukan itu diamankan ke rumah Kades Abdullah. Pagi harinya diketahui, sapi tersebut milik warga Desa Banyuanyar Kidul, yaitu Fathur. (maz/why)
Sabtu, 25 Februari 2017
BANYUANYAR – Pencurian hewan (curwan) masih marak terjadi di Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo. Jum’at (24/2/2017) dini hari, dua ekor sapi milik warga Desa Banyuanyar Kidul, ditemukan di Desa Blado Kulon, Kecamatan Banyuanyar.
Dua ekor sapi itu ditemukan secara berurutan di lokasi yang berbeda di Desa Blado Kulon. Ceritanya, sekitar pukul 01.00, Kades Blado Kulon Abdullah mendapat laporan dari warganya akan ada pencuri sapi masuk ke Desa Blado Kulon.
Saat itu juga, perintah ronda malam diberikan di sejumlan titik. Sekitar pukul 03.30, warga yang ronda memergoki seorang lelaki menuntun seekor sapi di jalan desa. Warga lantas melapor ke Kades Abdullah yang sedang berkeliling bersama empat warganya.
Saat itu juga, Abdullah bersama warga menelusuri laporan itu. Tidak lama kemudian, mereka menemukan jejak sapi. Abdullah dan warga pun mengikuti jejak tersebut. Mereka akhirnya memergoki seorang lelaki di ladang tebu yang sedang menuntun sapi anakan. Namun, pelaku lari. Warga dan Abdullah lantas mengamankan sapi itu ke rumah Abdullah.
“Ciri-ciri pelaku saya tidak tahu. Sebab, suasananya gelap. Yang jelas, hanya satu orang yang kelihatan. Tidak ada pelaku lain. Waktu itu, sudah tidak ada tampar yang melilit di leher sapi. Mungkin sudah dibuka,” jelas Abdullah.
Di saat yang sama, warga lain yang ronda menemukan seekor sapi merah indukan di samping rumah Khusnan, juga warga Desa Blado Kulon. Saat itu juga, sapi indukan itu diamankan ke rumah Kades Abdullah. Pagi harinya diketahui, sapi tersebut milik warga Desa Banyuanyar Kidul, yaitu Fathur. (maz/why)



COMMENTS