Powered by Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Contact Us

Radio Bromo FM 92,3
Jl Rengganis no 1 kraksaan
Gedung Islamic center lantai 1
Telp. (0335) 842 743
Online (0335) 844 883
Marketing :
CP. YOGO PRASETYO 082 302 497 380

e-mail

bromofm@probolinggokab.go.id

FIND US ON :


Anda Dapat Mendengarkan Radio Bromo FB via iPad , BB klik saja nux radio | Tunein.

Tragis, Pria Tewas Gantung Diri di Bak Truk

Penulis : Dimaz Bromo FM Senin, 20/02/2017 SUKAPURA – Hidup Sutirmo, 50, warga Dusun Janti RT 5/RW 2 Desa Pakel, Kecamatan Sukapura, ...

Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 20/02/2017

SUKAPURA – Hidup Sutirmo, 50, warga Dusun Janti RT 5/RW 2 Desa Pakel, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, berakhir tragis. Ia ditemukan tewas gantung diri di sebuah bak truk, Jumat (17/2/2017) malam.

Bak truk itu ditutup tenda. Sutirno mengaitkan sebuah tali tampar sapi di kayu bak truk.  Malam itu, truk itu hendak membawanya ke Mapolsek Sukapura. Ia sejatinya tak sendirian. Ia bersama dua warga lain di bak truk tertutup terpal itu.

Hanya saja, lantaran kondisi di dalam bak truk cukup gelap, dua warga lainnya itu tak mengetahui kalau Sutirmo telah meregang nyawa usai kendat. Sutirmo sendiri dibawa ke Polsek Sukapura karena ia terlibat masalah dengan warga Desa Sariwani.

Sutirmo dibawa ke Polsek  Sukapura lantaran mediasi yang dilakukan di Balai Desa Sariwani tidak membuahkan hasil. “Korban (Sutirmo) sebelumnya melakukan tirakat di pemakaman Desa Palang Besi, Kecamatan Lumbang. Ia lalu mengaku mendapatkan wangsit saat itu,” ujar Wage  Rudlofs, Kepala Desa Pakel.

Sutirmo lantas mengambil buah mengkudu dan duri-duri di lokasi makam tersebut. Selanjutnya, buah mengkudu dan duri-duri untuk dikubur di makam baru. Ia lantas menuju sebuah makam baru di Desa Sariwani.

Kebetulan di Desa Sariwani, terdapat makam baru. Tepatnya, di Dusun Nganjir. Aktivitas Sutirmo itu rupanya diketahui ahli waris makam baru tersebut. Kontan saja, ahli waris si pemilik makam tak terima dengan aktivitas Sutirmo.

Pihak ahli waris pun lantas membawa masalah tersebut ke pemerintah desa setempat. Oleh  pemerintah desa setempat, Sutirmo lantas dipanggil untuk dimediasi dengan keluarga ahli  waris sang pemilik makam.

“Saat dimediasi, korban mengaku aksinya (mengubur mengkudu dan duri-duri) itu dilakukan untuk mendamaikan saudaranya. Saudaranya yang bernama Ari disebutkan sering cekcok dengan istrinya,” terang Wage Rudlofs.

Dalam proses perdamaian tersebut, korban didampingi perangkat Desa Pakel. “Pihak ahli waris bersikukuh tetap tidak terima dengan tindakan pelaku,” beber Wage. Pihak ahli waris makam sendiri meminta surat pernyataan dari pemerintah desa setempat. Yakni, Desa Pakel bersama Desa Desa Sariwani.

Isinya, Sutirmo diminta bertanggung jawab apabila dikemudian hari ada permasalahan dengan makam baru tersebut. “Karena tidak ada titik temu, pihak desa sepakat membawa korban ke Polsek Sukapura untuk dimediasi di sana,” terangnya.

Sutirmo lantas dibawa ke bak truk tertutup bersama dua perangkat Desa Sariwani. Yakni Sunarmi, 60, kasun Desa Sariwani, dan Edi, 40, hansip Desa Sariwani. Di dalam truk, lokasi Sutirmo dan Sunarmi serta Edi cukup berjauhan.

Edi dan Sunarmi sama- sama berada di dekat pintu bak truk. Sementara Sutirmo berada  di dekat kepala truk. Truk itu sampai di Mapolsek Sukapura sekitar pukul 17.30 sore. Di depan mapolsek, dua perangkat Desa Sariwani turun terlebih dahulu untuk membuka pintu bak truk tersebut.

Setelah bak truk terbuka, kasun Sunarmi memanggil korban untuk turun. Namun, tidak ada jawaban dari korban. Mendapati itu, Bambang, perangkat Desa Pakel lantas mengecek dengan menggunakan penerangan mobil lain di belakang  bak truk.

Saat itulah diketahui bahwa korban Sutirmo sudah meninggal dengan kondisi mengenaskan. Dilehernya terikat tali yang terpasang di bak kayu truk. Tapi, kakinya  menyentuh dasar bak truk. “Korban sudah meninggal gantung diri dengan disaksikan petugas  polisi setempat,” terangnya.

Tali tampar yang digunakan  korban untuk kendat disebutkan milik korban sendiri. “Kami tidak menyangka bisa terjadi seperti ini, memang korban sering keluar dengan tampar tersebut untuk dibuat sabuk celananya. Tali tampar tersebut adalah bekas tali sapi yang disembelih  untuk aqiqah warga setempat,” terangnya.

Wage menduga, Sutirmo takut kasusnya diproses di kepolisian. “Karena takut, ia berpikiran  pendek. Akhirnya, terjadi seperti itu. Kalau seperti ini, bukan keluarga korban saja yang dirugikan, semua pihak dirugikan, jangan sampai terjadi lagi. Segala masalah harus dirunding saja. Di desa ada banyak tokoh-tokoh juga,” harap Wage.

Terpisah, Sukaryo, Kepala Desa Sariwani membenarkan bahwa korban telah melakukan tirakat di pemakaman Desa Palang Besi. “Korban mendapat wangsit disuruh menanam mengkudu dan duri di makam orang  yang baru meninggal. Mengkudu dan duri tersebut terbungkus kain hijau dengan terikat tiga tali, pihak ahli waris mengira tindakan korban untuk menyantet,” terangnya.

Pihaknya mengaku, telah memproses masalah tersebut dengan kekeluargaan. “Tapi, ahli waris pemilik makam tidak mau berdamai, sehingga kami ajukan ke polsek setempat. Jalurnya memang begitu, tidak boleh main hakim sendiri,” terangnya.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Probolinggo AKP Ida Bagus mengaku, korban saat ditemukan sudah dalam keadaan tergantung. “Kami langsung upayakan visum di RSUD Tongas. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Jadi, korban tersebut meninggal dalam keadaan wajar,” terangnya. (maz/ast)

COMMENTS

under
Name

bupati,156,coverage area,1,data primary,1,ekonomi,423,gayahidup,196,internasional,12,kecelakaan,109,kemasyarakatan,482,kesehatan,211,kriminal,248,loker,3,LPPL RADIO BROMO FM,3,nasional,12,officer,1,otomotif,10,pemerintahan,504,pendidikan,442,peristiwa,175,pobolinggo,1,probo,1,probolinggo,2428,programsiar,2,rate iklan,1,selebriti,10,sepakbola,6,siar,1,sport,62,techno,11,
ltr
item
Bromo FM 92,3 MHz: Tragis, Pria Tewas Gantung Diri di Bak Truk
Tragis, Pria Tewas Gantung Diri di Bak Truk
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjkWtJvwuOf6tAg6elRx13l2NOYMyaBoysrnTV5MhlvkUs-JRXgr8g5FBG7jgs3E-9mujj1gxgwiH-zyEuDMiXjJGD4hT_psqdWbBt8BljAFBumgtZ7qe72PnxqzEssHO6zyq6_iUy9tSk/s1600/Tragis%252C+Pria+Tewas+Gantung+Diri+di+Bak+Truk.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjkWtJvwuOf6tAg6elRx13l2NOYMyaBoysrnTV5MhlvkUs-JRXgr8g5FBG7jgs3E-9mujj1gxgwiH-zyEuDMiXjJGD4hT_psqdWbBt8BljAFBumgtZ7qe72PnxqzEssHO6zyq6_iUy9tSk/s72-c/Tragis%252C+Pria+Tewas+Gantung+Diri+di+Bak+Truk.jpg
Bromo FM 92,3 MHz
https://bromofm923mhz.blogspot.com/2017/02/tragis-pria-tewas-gantung-diri-di-bak.html
https://bromofm923mhz.blogspot.com/
http://bromofm923mhz.blogspot.com/
http://bromofm923mhz.blogspot.com/2017/02/tragis-pria-tewas-gantung-diri-di-bak.html
true
6228715709984112104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy