Penulis : Mujiono Sabtu, 18/02/2017 BANYUANYAR – Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Sa...
Penulis : Mujiono
Sabtu, 18/02/2017
BANYUANYAR – Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Sabtu (18/2/2017) sore meresmikan Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Banyuanyar. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peresmiam tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah dan Forkopimka Banyuanyar, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat se-Kecamatan Banyuanyar. Hadir pula jajaran pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua MWCNU Banyuanyar M. Toha beserta jajaran pengurus, lembaga dan badan otonom (banom) NU se-Kecamatan Banyuanyar.
Ketua MWCNU Kecamatan Banyuanyar M. Toha mengungkapkan dengan keberadaan kantor baru ini, pengurus ingin berperan aktif yang tujuan pentingnya ingin memakmurkan tempat ibadah di musholla maupun di masjid.
“Dengan kantor baru ini para pengurus MWCNU bertekad akan memberikan output dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari keagamaan maupun kemasyarakatan. Kami juga ingin menjaga kesehatan jamaah masjid di tiap-tiap desa di Kecamatan Banyuanyar,” katanya.
Sementara H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa kehadirannya ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan reses yang salah satunya menangani bidang keagamaan. “Tujuannya adalah untuk bersilaturahim yang merupakan konsekwensi selaku Mustasyar NU. Reses ini nantinya akan memberikan dana untuk fasilitas berkembangnya MWCNU se-Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Menurut Hasan, Kantor MWCNU yang dimiliki ini menjadi sarana para pengurus untuk menyusun sebuah gerakan keagamaan. Yakni dengan gerakan keagamaan yang tidak dilakukan oleh pondok pesantren lain atau ormas lain dengan catatan melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan aqidah Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Lakukan kegiatan sosial yang berkaitan dengan kemasyarakatan. Bentuk kegiatan ini nantinya dapat menambah keakraban serta merekatkan NU dengan masyarakat, sehingga dengan kegiatan positif, organisasi keagamaan aktif berdasarkan rasa ikhlas dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Peresmian ini ditandai dengan pemecahan kendi sebagai tanda diresmikan akses jembatan di depan Kantor MWCNU Banyuanyar. Dilanjutkan dengan peletakan batu pertama untuk pelaksanaan pembangunan pagar kantor MWCNU Banyuanyar.
Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita peresmian di pintu gedung sekaligus penandatanganan prasasti Pos Kesehatan Siti Hajar MWCNU Banyuanyar dan Kantor MWCNU Banyuanyar. (y0n/why)
Sabtu, 18/02/2017
BANYUANYAR – Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Sabtu (18/2/2017) sore meresmikan Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Banyuanyar. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Peresmiam tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah dan Forkopimka Banyuanyar, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat se-Kecamatan Banyuanyar. Hadir pula jajaran pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua MWCNU Banyuanyar M. Toha beserta jajaran pengurus, lembaga dan badan otonom (banom) NU se-Kecamatan Banyuanyar.
Ketua MWCNU Kecamatan Banyuanyar M. Toha mengungkapkan dengan keberadaan kantor baru ini, pengurus ingin berperan aktif yang tujuan pentingnya ingin memakmurkan tempat ibadah di musholla maupun di masjid.
“Dengan kantor baru ini para pengurus MWCNU bertekad akan memberikan output dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari keagamaan maupun kemasyarakatan. Kami juga ingin menjaga kesehatan jamaah masjid di tiap-tiap desa di Kecamatan Banyuanyar,” katanya.
Sementara H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa kehadirannya ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan reses yang salah satunya menangani bidang keagamaan. “Tujuannya adalah untuk bersilaturahim yang merupakan konsekwensi selaku Mustasyar NU. Reses ini nantinya akan memberikan dana untuk fasilitas berkembangnya MWCNU se-Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Menurut Hasan, Kantor MWCNU yang dimiliki ini menjadi sarana para pengurus untuk menyusun sebuah gerakan keagamaan. Yakni dengan gerakan keagamaan yang tidak dilakukan oleh pondok pesantren lain atau ormas lain dengan catatan melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan aqidah Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Lakukan kegiatan sosial yang berkaitan dengan kemasyarakatan. Bentuk kegiatan ini nantinya dapat menambah keakraban serta merekatkan NU dengan masyarakat, sehingga dengan kegiatan positif, organisasi keagamaan aktif berdasarkan rasa ikhlas dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Peresmian ini ditandai dengan pemecahan kendi sebagai tanda diresmikan akses jembatan di depan Kantor MWCNU Banyuanyar. Dilanjutkan dengan peletakan batu pertama untuk pelaksanaan pembangunan pagar kantor MWCNU Banyuanyar.
Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita peresmian di pintu gedung sekaligus penandatanganan prasasti Pos Kesehatan Siti Hajar MWCNU Banyuanyar dan Kantor MWCNU Banyuanyar. (y0n/why)


COMMENTS