Penulis : Dimaz Bromo FM Jumat, 10/02/2017 SUMBERASIH – Pekerjaan rumah (PR) polisi untuk mengusut kasus begal di Kabupaten Proboling...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat, 10/02/2017
SUMBERASIH – Pekerjaan rumah (PR) polisi untuk mengusut kasus begal di Kabupaten Probolinggo terus bertambah. Itu setelah, Jum’at (10/2/2017) pagi kawanan begal kembali beraksi di Jalan Desa Sumurmati Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.Kali ini yang jadi korbannya adalah pasangan suami istri (pasutri) Fahmi Yahya, 22 dan Choirun Nisa, 21, yang merupakan warga Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih. Kedua pasutri itu tak mengalami luka berarti. Hanya saja, motor Honda Vario N 3611 SJ miliknya raib digondol kawanan begal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 05.15 pagi. Saat itu, Fahmi Yahya hendak mengantarkan istrinya Choirun Nisa yang bekerja di Eratex, Kota Probolinggo.
Aktivitas Fahmi Yahya mengantar istrinya sejatinya sudah jadi rutinitas. Namun, pagi itu ia sedang apes. “Kejadiannya, pas saya mau diantar kerja. Lokasi kejadian, dekat rumah atau sekitar 500 meter dari rumah. Tapi, kondisi jalan saat itu memang sepi,” kata Nisa.
Saat sedang melintas di jalan desa, disebutkan Nisa, ia dan suaminya tiba-tiba dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai motor Honda Supra Fit. Saat dipepet itu, pelaku yang dibonceng langsung mengacungkan celurit ke korban.
Merasa keselamatan terancam, korban pun tidak berani macam-macam. Korban lantas menepi. Selanjutnya, dengan mudah pelaku membawa motor korban ke arah timur. ”Kami tidak melawan dan menyerahkan sepeda motor itu. Sebab, pelaku mengancam dengan mengeluarkan celurit,” cerita Nisa.
Setelah kejadian itu dikatakan Nisa, dirinya dan suaminya langsung pulang ke rumahnya dengan jalan kaki. Kemudian selang beberapa jam kemudian, suaminya mendatangi Mapolsek Sumberasih untuk membuat laporan.
“Barang yang dibawa cuma sepeda motor. Pelaku tidak merampas barang bawaan saya lainnya. Kami langsung buat laporan ke polisi,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi begal di jalan Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih. Menurut perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Dari penyelidikan sementara, polisi menduga dua pelaku sudah paham kondisi lokasi kejadian.
Pelaku juga diduga sudah wira-wiri di kawasan lokasi kejadian sebelumnya. Lantaran itu, saat mendapati korban melintas saat jalan tengah sepi, pelaku langsung beraksi. ”Kami masih selidiki kasusnya,” kata Wahyudi. (maz/ast)


COMMENTS