Penulis : Syamsul Akbar Selasa, 21/02/2017 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Senin (20/2/2017) malam menggelar pe...
Penulis : Syamsul Akbar
Selasa, 21/02/2017
Kegiatan yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah dan camat di lingkungan Pemkab Probolinggo ini dihadiri Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE didampingi suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin MSi beserta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hadir pula Wakil Bupati Probolinggo Drs HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, pimpinan partai politik (parpol), organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Probolinggo.
Peringatan 4 Tahun Hati Mengabdi ini diawali dengan kolaborasi tari selamat datang dan dilanjutkan dengan capaian prestasi yang telah diraih selama 4 tahun terakhir sekaligus Probolinggo dalam angka.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri dan Wabup Timbul juga melakukan launching (rilis) City Branding berupa Endless Probolinggo yang ditandai dengan pemukulan drum bersama-sama. Kegiatan yang dimeriahkan dengan hiburan Orkestra Suara Hati ini juga dimeriahkan dengan makan nasi polo’an (makan tanpa sendok) bersama-sama.
Dalam sambutannya Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua rakyat yang telah banyak memberikan doa dan dukungan terhadap program pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
“Harapan saya semoga momentum ini menjadi sebuah media refleksi dan bermuhasabah diri 4 tahun agar ke depan bisa jauh lebih baik dan solid sekaligus memberikan dampak nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bagaimana menatap satu tahun ke depan,” katanya.
Menurut Bupati Tantri, sesuai regulasi Undang-undang (UU) memang kepala daerah diharuskan menyampaikan laporan pertanggungjawabannya kepada pemerintah pusat. “Tetapi kami tidak hanya itu, kami ingin memberikan laporan kepada seluruh rakyat Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Bupati Tantri menyampaikan bahwa niatan awal 5 tahun yang lalu bagaimana Kabupaten Probolinggo memiliki daya saing dan harga diri sekaligus berikhtiar agar masyarakat bisa sejahtera. Semua itu dituangkan dalam sebuah kebijakan dan satu persatu sudah memberikan hasil yang nyata.
“Ikhtiar kami bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta istiqomah berinovasi dan berkreasi meningkatkan akuntabilitas publik. Hal ini sudah dirasakan manfaatnya dengan 3 tahun berturut-turut meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kami akan terus berupaya meningkatkan capaian kinerja untuk menatap masa depan lebih baik,” terangnya.
Terkait dengan launching city branding, Bupati Tantri mengharapkan agar nantinya mampu membawa Kabupaten Probolinggo jauh lebih baik dan dikenal oleh seluruh masyarakat baik di tingkat regional maupun internasional.
“City branding berawal dari pengalaman mata dan langkah kaki saya menjelajah daerah melalui audiensi dan gotong royong. Saya melihat sebuah potensi yang luar biasa berupa alam yang elok dan kearifan lokal. City branding memasuki Kabupaten Probolinggo dikenal endless Probolinggo,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Pemkab Probolinggo memberikan apresiasi kepada masyarakat atas kiprahnya dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
Penghargaan diberikan kepada Sumardi, atas pengabdiannya sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) di daerah sulit di SDN Sariwani 2 Kecamatan Sukapura sejak bulan Juli tahun 2003; Samsuri seorang buruh di Kecamatan Tongas yang giat melakukan pengembangan kelestarian pantai dengan penanaman mangrove dan cemara laut sejak tahun 1998 sepanjang 1,5 km serta Lailul Marom sebagai perintis wisata Snoorkeling di Pulau Gli Ketapang.
Meskipun sempat diguyur rintik-rintik hujan, namun kegiatan peringatan 4 Tahun Hati Mengabdi dengan hiasan ratusan lampu berbentuk hati ini berjalan dengan lancar. Masyarakat tidak beranjak dari tempatnya hingga acara selesai. (wan/why)


COMMENTS