Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 17 Desember 2016 PAJARAKAN – Polres Probolinggo baru-baru ini meluncurkan aplikasi “Tombol Darurat” unt...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 17 Desember 2016
PAJARAKAN – Polres Probolinggo baru-baru ini meluncurkan aplikasi “Tombol Darurat” untuk ponsel berbasis Android. Tombol panik ini berfungsi merespons secara cepat laporan yang disampaikan masyarakat dalam menangani tindak kejahatan.
Aplikasi ini merupakan inisiatif dari Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin dengan dukungan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Nurul Jadid Paiton. Aplikasi ini dinamakan “Polisi Progresif” sebagai promoter Bromo Perkasa.
Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, aplikasi ini sudah bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore. Pengguna harus melakukan registrasi agar aplikasi ini tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Aplikasi ini bisa dipakai oleh siapa saja dan penggunaannya sangat mudah. Tidak ada pungutan biaya atas penggunaan perangkat lunak tersebut,” katanya.
Menurut Kapolres, aplikasi ini memiliki fungsi utama Tombol Darurat yang jika ditekan lama akan memberitahu pusat komando di Polres Probolinggo untuk menggerakkan petugas-petugas yang berada di dekat lokasi pelapor.
Selain itu, aplikasi ini juga memberi kemudahan untuk masyarakat dalam melaporkan hal-hal lainnya. Seperti terjadinya kemacetan, kecelakaan hingga pungli dengan menggunakan menu Lapor. Ada fasilitas tambahkan foto yang bisa langsung ambil gambar situasi.
Untuk masalah bencana atau terjadi kebakaran jelas Kapolres, masyarakat tinggal sentuh menu Call Center yang akan menyajikan tombol telepon BPBD dan Pemadam Kebakaran. Fungsi penting lainnya adalah lokasi semua Polsek, rumah sakit berikut nomor telepon di menu Lokasi. Sehingga warga dengan mudah dapat menghubungi Polsek dan Puskesmas terdekat.
“Aplikasi tersebut akan mengirim sinyal dan pesan singkat berupa lokasi dimana tombol panik tersebut diklik kepada anggota polisi terdekat,” ungkap Kapolres.
Setelah menerima sinyal, personel polisi terdekat akan meluncur ke tempat tersebut. Ia menginstruksikan kepada polisi untuk sesegera mungkin tiba di lokasi laporan. Aplikasi ini juga sudah dapat digunakan di obyek vital, seperti bank, perusahaan, instansi dan pertokoan.
Bagi masyarakat yang ingin mendownload aplikasi tersebut bisa langsung ke Google Playstore dan melakukan pencarian menggunakan keyword “Polisi Progresif”. (wan/ast)
Sabtu, 17 Desember 2016
PAJARAKAN – Polres Probolinggo baru-baru ini meluncurkan aplikasi “Tombol Darurat” untuk ponsel berbasis Android. Tombol panik ini berfungsi merespons secara cepat laporan yang disampaikan masyarakat dalam menangani tindak kejahatan.
Aplikasi ini merupakan inisiatif dari Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin dengan dukungan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Nurul Jadid Paiton. Aplikasi ini dinamakan “Polisi Progresif” sebagai promoter Bromo Perkasa.
Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, aplikasi ini sudah bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore. Pengguna harus melakukan registrasi agar aplikasi ini tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Aplikasi ini bisa dipakai oleh siapa saja dan penggunaannya sangat mudah. Tidak ada pungutan biaya atas penggunaan perangkat lunak tersebut,” katanya.
Menurut Kapolres, aplikasi ini memiliki fungsi utama Tombol Darurat yang jika ditekan lama akan memberitahu pusat komando di Polres Probolinggo untuk menggerakkan petugas-petugas yang berada di dekat lokasi pelapor.
Selain itu, aplikasi ini juga memberi kemudahan untuk masyarakat dalam melaporkan hal-hal lainnya. Seperti terjadinya kemacetan, kecelakaan hingga pungli dengan menggunakan menu Lapor. Ada fasilitas tambahkan foto yang bisa langsung ambil gambar situasi.
Untuk masalah bencana atau terjadi kebakaran jelas Kapolres, masyarakat tinggal sentuh menu Call Center yang akan menyajikan tombol telepon BPBD dan Pemadam Kebakaran. Fungsi penting lainnya adalah lokasi semua Polsek, rumah sakit berikut nomor telepon di menu Lokasi. Sehingga warga dengan mudah dapat menghubungi Polsek dan Puskesmas terdekat.
“Aplikasi tersebut akan mengirim sinyal dan pesan singkat berupa lokasi dimana tombol panik tersebut diklik kepada anggota polisi terdekat,” ungkap Kapolres.
Setelah menerima sinyal, personel polisi terdekat akan meluncur ke tempat tersebut. Ia menginstruksikan kepada polisi untuk sesegera mungkin tiba di lokasi laporan. Aplikasi ini juga sudah dapat digunakan di obyek vital, seperti bank, perusahaan, instansi dan pertokoan.
Bagi masyarakat yang ingin mendownload aplikasi tersebut bisa langsung ke Google Playstore dan melakukan pencarian menggunakan keyword “Polisi Progresif”. (wan/ast)



COMMENTS