Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 21 Desember 2016 KRAKSAAN- Libur Natal dan tahun baru 2017 juga menjadi perhatian Pertamina. Pertamina Mar...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 21 Desember 2016
KRAKSAAN- Libur Natal dan tahun baru 2017 juga menjadi perhatian Pertamina. Pertamina Marketing Operation Region V Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara memastikan akan menambah stok BBM di setiap SPBU.
Tujuannya, mengantisipasi kekurangan BBM selama Natal dan tahun baru. Area Manager Communication and Relations Pertamina Region Jatim Bali Nusa Tenggara Heppy Wulan Sari mengatakan, mendekati Natal dan tahun baru pihaknya memperkirakan ada kenaikan konsumsi beberapa produk BBM. Sebab, aktivitas masyarakat untuk bepergian meningkat.
“Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi kenaikan konsumsi BBM. Diantaranya, dengan menyiapkan tambahan stok BBM selama Natal dan tahun baru,” ujarnya. Heppy menjelaskan, rata-rata konsumsi normal Premium di Kabupaten Probolinggo mencapai 433 Kl.
Mengantisipasi kekurangan BBM, pihaknya akan mempersiapkan tambahan 3 persen dari rata-rata hari normal. Sedangkan, konsumsi bahan bakar khusus non subsidi jenis Pertamax di Kabupaten Probolinggo sampai 57 Kl per hari.
Konsumsi Pertalite di Kabupaten Probolinggo 14 Kl per hari. Menghadapi Natal dan tahun baru, Pertamina akan menambah pasokan Pertalite 15 persen dari konsumsi normal. Namun, untuk solar tidak akan ditambah karena diperkirakan konsumsi solar akan menurun. “Ini karena aktivitas kendaraan besar berkurang,” ujarnya. (maz/ast)
Rabu, 21 Desember 2016
KRAKSAAN- Libur Natal dan tahun baru 2017 juga menjadi perhatian Pertamina. Pertamina Marketing Operation Region V Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara memastikan akan menambah stok BBM di setiap SPBU.
Tujuannya, mengantisipasi kekurangan BBM selama Natal dan tahun baru. Area Manager Communication and Relations Pertamina Region Jatim Bali Nusa Tenggara Heppy Wulan Sari mengatakan, mendekati Natal dan tahun baru pihaknya memperkirakan ada kenaikan konsumsi beberapa produk BBM. Sebab, aktivitas masyarakat untuk bepergian meningkat.
“Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi kenaikan konsumsi BBM. Diantaranya, dengan menyiapkan tambahan stok BBM selama Natal dan tahun baru,” ujarnya. Heppy menjelaskan, rata-rata konsumsi normal Premium di Kabupaten Probolinggo mencapai 433 Kl.
Mengantisipasi kekurangan BBM, pihaknya akan mempersiapkan tambahan 3 persen dari rata-rata hari normal. Sedangkan, konsumsi bahan bakar khusus non subsidi jenis Pertamax di Kabupaten Probolinggo sampai 57 Kl per hari.
Konsumsi Pertalite di Kabupaten Probolinggo 14 Kl per hari. Menghadapi Natal dan tahun baru, Pertamina akan menambah pasokan Pertalite 15 persen dari konsumsi normal. Namun, untuk solar tidak akan ditambah karena diperkirakan konsumsi solar akan menurun. “Ini karena aktivitas kendaraan besar berkurang,” ujarnya. (maz/ast)



COMMENTS