Penulis : Dimas Bromo FM Kamis, 17 November 2016 PAITON – Nasib nahas harus dialami oleh Saiful Islam, 52, warga Desa Cukurgondang, Kecam...
Penulis : Dimas Bromo FM
Kamis, 17 November 2016
PAITON – Nasib nahas harus dialami oleh Saiful Islam, 52, warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan tidak dikenal saat melintas di Jalan Raya Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/11/2016).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00. Saat itu, korban sedang mengendarai motor Suzuki Shogun bernopol L 3808 WS dari barat ke timur. Saat tiba di Jalan Raya Desa Binor, tepatnya di depan unit 9 PLTU Paiton, ia melajukan kendaraannya ke arah kanan.
Dari arah sebaliknya, datanglah sebuah kendaraan tidak dikenal dengan kecepatan tinggi. Diduga karena mengambil haluan terlalu ke kanan, tabrakan antara dua kendaraan tidak dapat dihindarkan. Saiful pun langsung tewas di lokasi kejadian.
“Penyebab laka diduga korban mengantuk, sehingga mengambil haluan terlalu ke kanan. Akibatnya, terjadi kontak dengan kendaraan tidak dikenal,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Siswandi.
Korban meninggal karena mengalami pendarahan hebat pada kaki dan kepalanya. Sedangkan, motor korban dalam keadaan hancur pada bagian depannya. Diperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai Rp 300 ribu.
“Penabrak tidak diketahui karena saat peristiwa terjadi, jalanan dalam keadaan sepi,” jelas perwira dengan satu setrip di pundaknya ini. (maz/ast)
Kamis, 17 November 2016
PAITON – Nasib nahas harus dialami oleh Saiful Islam, 52, warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan tidak dikenal saat melintas di Jalan Raya Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/11/2016).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00. Saat itu, korban sedang mengendarai motor Suzuki Shogun bernopol L 3808 WS dari barat ke timur. Saat tiba di Jalan Raya Desa Binor, tepatnya di depan unit 9 PLTU Paiton, ia melajukan kendaraannya ke arah kanan.
Dari arah sebaliknya, datanglah sebuah kendaraan tidak dikenal dengan kecepatan tinggi. Diduga karena mengambil haluan terlalu ke kanan, tabrakan antara dua kendaraan tidak dapat dihindarkan. Saiful pun langsung tewas di lokasi kejadian.
“Penyebab laka diduga korban mengantuk, sehingga mengambil haluan terlalu ke kanan. Akibatnya, terjadi kontak dengan kendaraan tidak dikenal,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Siswandi.
Korban meninggal karena mengalami pendarahan hebat pada kaki dan kepalanya. Sedangkan, motor korban dalam keadaan hancur pada bagian depannya. Diperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai Rp 300 ribu.
“Penabrak tidak diketahui karena saat peristiwa terjadi, jalanan dalam keadaan sepi,” jelas perwira dengan satu setrip di pundaknya ini. (maz/ast)



COMMENTS