Penulis : Dimas Bromo FM Minggu, 13 November 2016 LECES – Tragisnya nasib Towilah Maisyaroh, 35. Warga Dusun Karangantar, Desa Clarak, Ke...
Penulis : Dimas Bromo FM
Minggu, 13 November 2016
LECES – Tragisnya nasib Towilah Maisyaroh, 35. Warga Dusun Karangantar, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo itu, tewas tertabrak truk, sepulang menjemput anaknya sekolah. Dia tewas di lokasi kejadian dengan kepala pecah.
Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Siswandi menjelaskan, kecelakaan itu terjadi di simpang tiga Jalan Raya Leces, masuk Desa Sumber Kedawung, Sabtu (12/11/2016). Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario Nopol N 2129 Q, pukul 12.00.
Korban menjemput anaknya, Ifa, 10, di SDN Leces III. Di sekolah, korban bertemu Naisa Faradisa Ananda, 10, anak tetangganya. Ananda (panggilannya), lantas ikut pulang bersama korban, karena jemputannya belum datang.
Dengan membonceng dua anak di belakang, korban lantas melajukan kendaraannya dari selatan ke utara. Korban lantas mendahului sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya.
“Saat itulah, spion kiri motor korban menyerempet mobil. Korban pun hilang keseimbangan. Motornya oleng ke kanan jalan,” terangnya. Korban lantas jatuh bersama motornya. Berikut dua anak yang dibonceng. Di saat yang sama, melintas truk Nopol N 8458 YC dari arah berlawan yang dikemudikan Sanato.
Tanpa bisa dihindari, truk menabrak korban. Korban pun meninggal seketika di lokasi kejadian. Menurut keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya, korban meninggal dengan kepala pecah. Diduga, korban terlindas truk. Mayatnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.
Selain korban, Ananda juga mengalami luka berat. Yaitu, gegar otak yang diduga akibat benturan dengan truk dan aspal. Saat ini, korban Ananda, dirawat di RSUD dr. Moh Saleh. Sementara Ifa, anak korban, hanya mengalami luka ringan. Yaitu, lecet di kaki dan tangan.
Sanato, pengemudi truk sempat melarikan diri. Namun, petugas Satlantantas Polres Probolinggo berhasil menangkapnya di depan warung sate Anto, tidak jauh dari TKP. “Saat ini pelaku diamankan di Polres Probolinggo Kota untuk diminta keterangan. Kasus ini masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya. (maz/ast)
Minggu, 13 November 2016
LECES – Tragisnya nasib Towilah Maisyaroh, 35. Warga Dusun Karangantar, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo itu, tewas tertabrak truk, sepulang menjemput anaknya sekolah. Dia tewas di lokasi kejadian dengan kepala pecah.
Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Siswandi menjelaskan, kecelakaan itu terjadi di simpang tiga Jalan Raya Leces, masuk Desa Sumber Kedawung, Sabtu (12/11/2016). Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario Nopol N 2129 Q, pukul 12.00.
Korban menjemput anaknya, Ifa, 10, di SDN Leces III. Di sekolah, korban bertemu Naisa Faradisa Ananda, 10, anak tetangganya. Ananda (panggilannya), lantas ikut pulang bersama korban, karena jemputannya belum datang.
Dengan membonceng dua anak di belakang, korban lantas melajukan kendaraannya dari selatan ke utara. Korban lantas mendahului sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya.
“Saat itulah, spion kiri motor korban menyerempet mobil. Korban pun hilang keseimbangan. Motornya oleng ke kanan jalan,” terangnya. Korban lantas jatuh bersama motornya. Berikut dua anak yang dibonceng. Di saat yang sama, melintas truk Nopol N 8458 YC dari arah berlawan yang dikemudikan Sanato.
Tanpa bisa dihindari, truk menabrak korban. Korban pun meninggal seketika di lokasi kejadian. Menurut keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya, korban meninggal dengan kepala pecah. Diduga, korban terlindas truk. Mayatnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.
Selain korban, Ananda juga mengalami luka berat. Yaitu, gegar otak yang diduga akibat benturan dengan truk dan aspal. Saat ini, korban Ananda, dirawat di RSUD dr. Moh Saleh. Sementara Ifa, anak korban, hanya mengalami luka ringan. Yaitu, lecet di kaki dan tangan.
Sanato, pengemudi truk sempat melarikan diri. Namun, petugas Satlantantas Polres Probolinggo berhasil menangkapnya di depan warung sate Anto, tidak jauh dari TKP. “Saat ini pelaku diamankan di Polres Probolinggo Kota untuk diminta keterangan. Kasus ini masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya. (maz/ast)



COMMENTS