Penulis : Dimas Bromo FM senin, 07 November 2016 GENDING – Kepanikan melanda karyawan PT Dura Surya Perkasa, Minggu (6/11/2016) dini ha...
Penulis : Dimas Bromo FM
senin, 07 November 2016
GENDING – Kepanikan melanda karyawan PT Dura Surya Perkasa, Minggu (6/11/2016) dini hari. Itu, lantaran tiba-tiba saja api membakar pabrik kayu yang ada di Desa Bulang Kecamatan Gending. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan Rp 200 juta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, karyawan setempat baru saja melakukan pengeringan pada 800 kibik kayu sengon. Mereka pun membuka pintu oven untuk memotong kayu sengon tersebut.
Namun, setelah dibuka, tiba-tiba ada percikan api. Si jago merah dengan cepat membesar. Mengetahui peristiwa ini, karyawan setempat mencoba memadamkan api dengan menggunakan pompa hydrant. Namun, api tidak berhasil dipadamkan.
“Karena api tidak berhasil dipadamkan, karyawan pabrik menghubungi saya sekitar pukul 04.00,” kata Kades Bulang Nur Hasan. Mendapatkan laporan tersebut, Hasan langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, ia melihat kobaran api yang semakin membesar.
Ia pun menghubungi pemadam kebakaran (damkar). Sekitar pukul 05.30, 1 unit mobil damkar tiba di lokasi. Selang 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Nur Hasan menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 200 kayu sengon yang diletakkan di dalam 3 balok kotak habis terbakar api, sedangkan 600 kayu sisanya dalam kondisi utuh.
Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan kebakaran tersebut diduga berasal dari oven yang terlalu panas. Panas ini menimbulkan percikan api. Karena gudang oven tersebut berisi kayu sengon yang mudah terbakar, sehingga api cepat membesar.
“Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena oven yang terlalu panas. Namun, kami masih melakukan pendalaman dengan melakukan penyidikan lebih lanjut pada pemilik dan saksi,” katanya. (maz/ast)
GENDING – Kepanikan melanda karyawan PT Dura Surya Perkasa, Minggu (6/11/2016) dini hari. Itu, lantaran tiba-tiba saja api membakar pabrik kayu yang ada di Desa Bulang Kecamatan Gending. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan Rp 200 juta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, karyawan setempat baru saja melakukan pengeringan pada 800 kibik kayu sengon. Mereka pun membuka pintu oven untuk memotong kayu sengon tersebut.
Namun, setelah dibuka, tiba-tiba ada percikan api. Si jago merah dengan cepat membesar. Mengetahui peristiwa ini, karyawan setempat mencoba memadamkan api dengan menggunakan pompa hydrant. Namun, api tidak berhasil dipadamkan.
“Karena api tidak berhasil dipadamkan, karyawan pabrik menghubungi saya sekitar pukul 04.00,” kata Kades Bulang Nur Hasan. Mendapatkan laporan tersebut, Hasan langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, ia melihat kobaran api yang semakin membesar.
Ia pun menghubungi pemadam kebakaran (damkar). Sekitar pukul 05.30, 1 unit mobil damkar tiba di lokasi. Selang 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Nur Hasan menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 200 kayu sengon yang diletakkan di dalam 3 balok kotak habis terbakar api, sedangkan 600 kayu sisanya dalam kondisi utuh.
Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan kebakaran tersebut diduga berasal dari oven yang terlalu panas. Panas ini menimbulkan percikan api. Karena gudang oven tersebut berisi kayu sengon yang mudah terbakar, sehingga api cepat membesar.
“Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena oven yang terlalu panas. Namun, kami masih melakukan pendalaman dengan melakukan penyidikan lebih lanjut pada pemilik dan saksi,” katanya. (maz/ast)



COMMENTS