Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 12/10/2016 PAITON – Sebagai upaya pencegahan akan bahaya narkoba, Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurn...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 12/10/2016
PAITON – Sebagai upaya pencegahan akan bahaya narkoba, Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan bersama anggota Satbinmas Polres Probolinggo, Rabu (12/10) pagi memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa siswi santri pondok pesantren itu dilakukan dalam rangka Seminar Napza dan Pelantikan OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah). Napza sendiri merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Dalam kegiatan yang bertemakan "Selamatkan Anak Bangsa dan Bahaya Napza" itu, Wakapolres menyampaikan bahwa masalah narkotika adalah masalah bersama-sama. Jika tidak memberantas dan mencegahnya, maka akan sangat sulit.
“Untuk itu, melalui para remaja khususnya pelajar, sosialisasi ini disampaikan karena peredaran narkotika saat ini sudah menyerang anak-anak remaja bahkan usia dini. Selain itu, Indonesia sendiri juga sudah masuk dalam kategori darurat narkoba,” katanya. (maz/ast)
Rabu, 12/10/2016
PAITON – Sebagai upaya pencegahan akan bahaya narkoba, Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan bersama anggota Satbinmas Polres Probolinggo, Rabu (12/10) pagi memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa siswi santri pondok pesantren itu dilakukan dalam rangka Seminar Napza dan Pelantikan OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah). Napza sendiri merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Dalam kegiatan yang bertemakan "Selamatkan Anak Bangsa dan Bahaya Napza" itu, Wakapolres menyampaikan bahwa masalah narkotika adalah masalah bersama-sama. Jika tidak memberantas dan mencegahnya, maka akan sangat sulit.
“Untuk itu, melalui para remaja khususnya pelajar, sosialisasi ini disampaikan karena peredaran narkotika saat ini sudah menyerang anak-anak remaja bahkan usia dini. Selain itu, Indonesia sendiri juga sudah masuk dalam kategori darurat narkoba,” katanya. (maz/ast)



COMMENTS