Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 28/09/2016 KRAKSAAN – Untuk memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat, Dinas Pendidikan (Dispendik) K...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 28/09/2016
KRAKSAAN – Untuk memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo akan memberikan pelatihan ketrampilan bagi 50 peserta didik warga belajar.
Peserta didik pelatihan ketrampilan diambil dari masyarakat serta anak putus sekolah yang belum memiliki kerja dan memiliki kemauan tinggi untuk berwirausaha. Pelatihan ketrampilan yang diberikan meliputi pelatihan menjahit, membatik, dan tata kecantikan rakyat.
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah, Massajo mengatakan, pelatihan ketrampilan ini bertujuan menyiapkan peserta didik yang trampil.
“Oleh karena itu pelatihan ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga betul-betul mampu dan dinyatakan lulus dengan baik. Selanjutnya berhak mendirikan usaha-usaha yang sesuai dengan skill yang dimilikinya,” katanya.
Menurut Massajo, setelah belajar nantinya mereka diharapkan menjadi seorang pengusaha yang kompetitif dan mampu bersaing dengan produk-produk lain. Atau bisa juga bergabung dengan dunia usaha lain dengan menjalin kemitraan.
“Setidaknya kegiatan ini mampu memberikan bekal ketrampilan kepada peserta didik agar mampu menambah pendapatan dengan harapan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” pungkasnya. (wan/ast)
Rabu, 28/09/2016
KRAKSAAN – Untuk memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo akan memberikan pelatihan ketrampilan bagi 50 peserta didik warga belajar.
Peserta didik pelatihan ketrampilan diambil dari masyarakat serta anak putus sekolah yang belum memiliki kerja dan memiliki kemauan tinggi untuk berwirausaha. Pelatihan ketrampilan yang diberikan meliputi pelatihan menjahit, membatik, dan tata kecantikan rakyat.
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah, Massajo mengatakan, pelatihan ketrampilan ini bertujuan menyiapkan peserta didik yang trampil.
“Oleh karena itu pelatihan ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga betul-betul mampu dan dinyatakan lulus dengan baik. Selanjutnya berhak mendirikan usaha-usaha yang sesuai dengan skill yang dimilikinya,” katanya.
Menurut Massajo, setelah belajar nantinya mereka diharapkan menjadi seorang pengusaha yang kompetitif dan mampu bersaing dengan produk-produk lain. Atau bisa juga bergabung dengan dunia usaha lain dengan menjalin kemitraan.
“Setidaknya kegiatan ini mampu memberikan bekal ketrampilan kepada peserta didik agar mampu menambah pendapatan dengan harapan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS