Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 08/08/2016 TIRIS - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menyampaikan bahwa pemimp...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 08/08/2016
TIRIS - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menyampaikan bahwa pemimpin hari ini tuntutan zaman saat ini bukan dizamannya dulu. Dimana pemimpin saat ini harus memberikan uswatun hasanah. Sehingga pemimpin harus bisa menjadi contoh dan jangan banyak beretorika. Hal tersebut disampaikan H Hasan Aminuddin saat melakukan reses bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Tiris, Senin (8/8/2016). “Saat ini sudah masuk zaman teknologi. Semuanya tanpa kabel. Oleh karena itu, bagaimana pemimpin itu memberikan contoh bukan ahli retorika. Karena di luar yang kita pimpin jauh lebih pintar,” katanya.
Menurut Hasan, cerdasnya seorang pemimpin tidak perlu kuliah lagi. Cukup hanya dengan memberikan contoh kepada orang yang pintar. Akhirnya pintar akan kalah dengan contoh.
“Dengan bergerak memberi contoh maka akan membunuh yang kita pimpin. Jangan perintah dulu sebelum melakukannya sendiri. Kalau sudah memberikan contoh lalu memerintah, pasti akan diikuti,” jelasnya.
Lebih lanjut Hasan mengajak masyarakat agar senantiasa memulyakan anak-anaknya. Sekolahkan anak dan ajari mengaji. Dengan demikian anak yang tidak punya nasib apa-apa akan merubah nasabnya sendiri. Mulya dan tidaknya anak itu tergantung kepada orang tua.
“Tetapi keilmuan yang dimiliki anak harus didahului dengan akhlak. Kalau terbalik ilmu dulu baru akhlak, maka anak akan terjebak perilakunya tidak berakhlak. Didiklah anak dengan akhlak, karena kejadian demi kejadian terjadi selama ini dikarenakan adanya tsunami kemungkaran akhlak,” tegasnya.
Tidak lupa Hasan juga mengajak masyarakat agar tidak melupakan zakat dan shodakoh.
Sebab setelah dirinya mengamati, harta bangkrut itu terjadi karena tidak pernah dizakati dan tidak pernah shodakoh kepada para tetangganya. “Harta bisa bertambah karena sudah membayar zakat dan shodakoh. Kalau ingin hartanya bertambah jangan lupa untuk zakat dan shodakoh,” pungkasnya.
Reses sendiri dihadiri oleh sejumlah Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), jajaran Forkopimka Tiris dan seluruh kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Tiris. (wan)


COMMENTS