Penulis : Wawan Bromo FM Jumat, 08/07/2016 KRAKSAAN - Tahun ini, realisasi penerimaan retribusi tempat wisata di Kabupaten Probolingg...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 08/07/2016
Jumat, 08/07/2016
KRAKSAAN - Tahun ini, realisasi penerimaan retribusi tempat wisata di Kabupaten Probolinggo selama lima bulan awal cukup tinggi. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo, retribusi sudah mencapai Rp 583 juta. Realisasi ini mencapai 50,51 persen dari target yang dibebankan pada tahun ini sebesar Rp 1,1 milyar.Kepala Disbudpar Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan hingga tanggal 31 Mei, realisasi retribusi tempat wisata telah mencapai Rp 583 juta. Sebagai penyumbang retribusi paling tinggi adalah wisata Gunung Bromo. Selanjutnya, penyumbang retribusi paling tinggi kedua adalah pantai Bentar dengan pendapatan sebesar Rp 222 juta.
“Hingga Mei tahun ini, Wisata Gunung Bromo masih menjadi penyumbang retribusi tertinggi dengan pendapatan hingga Rp 261 juta. Disusul di posisi kedua, retribusi dari wisata Pantai Bentar,” katanya.
Dengan perolehan itu, Anung mengaku optimistis target pendapatan yang dibebankan selama tahun 2016 akan tercapai. Sebab, target yang dibebankan tahun ini masih dibawah realisasi tahun 2015. Tahun lalu, Disbudpar memperoleh PAD sebesar Rp 1,3 milyar. Sementara target PAD tahun ini sebesar Rp 1,1 milyar. Artinya, target tahun ini lebih rendah sekitar Rp 200 juta.
Untuk mencapai target yang telah dibebankan, Anung mengaku akan melakukan pengoptimalan petugas di sejumlah tempat wisata berupa pengecekan rutin pada setiap pos penjagaan. Selain itu, pihaknya rutin melakukan koordinasi dengan petugas tempat wisata untuk menanyakan kendala yang dihadapi. “Tujuannya, agar target yang telah dibebankan dapat tercapai,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS