Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 26/07/2016 KRAKSAAN – Harga lombok kecil di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo hingga Sen...
Selasa, 26/07/2016
KRAKSAAN – Harga lombok kecil di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo hingga Senin (25/7/2016) melonjak drastis hingga 207,7% dari Rp 13.000/kg menjadi Rp 40.000/kg. Kenaikan ini diikuti oleh komoditas kentang dari Rp 9.000/kg menjadi Rp 14.000/kg (55,6%).
Selanjutnya ada tomat dari Rp 6.500/kg menjadi Rp 7.000/kg (7,7%), wortel dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 11.000/kg (10,0%), bawang putih dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 29.000/kg (3,6%), beras IR 64 Super dari Rp 9.000/kg menjadi Rp 10.000/kg (11,1%), beras IR 64 Premium dari Rp 8.500/kg menjadi Rp 9.000/kg (5,9%), beras IR 64 Medium dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 8.500/kg (6,3%) dan kacang hijau dari Rp 17.000/kg menjadi Rp 18.000/kg (5,9%).
Sisi lain, harga komoditas bawang merah justru turun dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 29.000/kg (3,3%). Sedangkan komoditas lain harganya fluktuatif dan tidak ada perubahan dari minggu sebelumnya. Seperti lombok merah besar sebesar Rp 18.000/kg, jagung kuning pipilan kering sebesar Rp 5.000/kg dan kedelai sebesar Rp 7.000/kg.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengungkapkan bahwa perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar.
“Dari hasil survei, harga lombok kecil mengalami kenaikan yang cukup drastis. Hal ini dikarenakan stok berkurang dan permintaan meningkat. Sedangkan bawang merah harganya turun karena stoknya melimpah dan permintaan berkurang,” katanya. (wan/ast)


COMMENTS