Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 14/07/2016 KRAKSAAN - Sedikitnya 800 orang ibu hamil se-Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/7/2016) meng...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 14/07/2016
Kamis, 14/07/2016
Kegiatan yang juga diisi dengan fashion show ibu hamil, pembacaan ikrar suami siaga ibu hamil dan seminar ini dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Perwakilan Kinerja USAID Provinsi Jawa Timur Dina Limanto, Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan Slamet Riyadi dan Forkopimka se-Kabupaten Probolinggo.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan angka kematian ibu dan bayi adalah salah satu indikator yang harus berhasil diupayakan penurunannya untuk mendukung tercapainya SDGs yang harus dicapai tahun 2030.
“Upaya penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi tidak dapat lagi dilakukan dengan intervensi biasa diperlukan upaya-upaya terobosan serta peningkatan kerja sama lintas sektor, lintas program, mitra terkait dan masyarakat umum,” katanya.
Menurut Shodiq, di Kabupaten Probolinggo, jumlah kematian ibu dan bayi masih cukup tinggi. Pada tahun 2015 sebanyak 26 ibu atau 142,62/100.000 kelahiran hidup. Sedangkan kematian bayi sebanyak 242 bayi ayau 13,08/1000 kelahiran hidup dan persalinan masih banyak dilakukan bukan oleh tenaga kesehatan tetapi dukun bayi.
“Untuk itu dengan kegiatan ini diharapkan semua ibu hamil dan ibu melahirkan bisa melakukan persalinan aman sehingga ibu dan bayi sehat dan selamat,” harapnya.
Sementara Wabup Timbul mengatakan mengingat banyaknya jumlah kematian ibu dan bayi yang ada di Kabupaten Probolinggo, perlu adanya suatu upaya yang bersifat pendidikan dan promosi kesehatan.
“Sehingga masyarakat mengetahui begitu penting kesehatan ibu hamil, yang akan melahirkan generasi penerus dengan harapan generasi yang berkualitas berguna bagi agama, masyarakat dan bangsa,” katanya.
Menurut Wabup Timbul, gebyar ibu hamil ini merupakan bentuk pembelajaran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan kepada masyarakat serta suatu kepedulian dari pemerintah daerah terhadap ibu yang melahirkan melalui pesan singkat untuk selalu diingat demi kesehatan ibu dan bayi yang berupa pesan simpati bunda. (wan/ast)


COMMENTS