Penulis : Dimaz Bromo FM Sabtu, 4/06/2016 KRAKSAAN - Selama bulan suci Ramadhan, Jalan Rengganis di sisi timur Alun-alun Kota ...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 4/06/2016
KRAKSAAN - Selama bulan suci Ramadhan, Jalan Rengganis di sisi timur Alun-alun Kota Kraksaan akan ditutup untuk semua jenis kendaraan. Hal ini untuk memberi kenyamanan bagi para pengunjung pusat jajanan takjil yang akan dipusatkan di tempat tersebut.
Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Semarak Kota Kraksaan Muhammad Khoiri (50). Dikatakan jika terhitung sejak awal bulan puasa atau sepekan ke depan Jalan Rengganis akan ditutup dan dijadikan sebagai tempat pusat jajanan takjil yang akan berjajar di sepanjang jalan tersebut. “Penutupan jalan ini sebelumnya sudah kami rapatkan dan disaksikan Camat Kraksaan,” terangnya.
Khoiri menambahkan, jika saat ini sebanyak 30 pedagang telah mendaftarkan diri ke paguyuban dengan membayar uang pendaftaran Rp 50 ribu. “Nantinya akan kami usahakan tenda khusus bagi para pedagang yang mendaftar ini dan jumlah tersebut akan terus bertambah,” ungkapnya.
Terkait dengan penutupan jalan, pria yang akrab dipanggil Heri ini menjelaskan, pengunjung yang membawa kendaraan dapat lewat jalan di sisi barat alun-alun kemudian memutar kearah timur dan memarkirkan kendaraannya di dalam alun-alun.
“Jadi pengunjung juga merasa aman dan tidak perlu was-was akan kendaraannya karena ada petugas parkir yang akan menjaganya,” ujarnya.
Sementara itu untuk parkir roda 4 akan ditempatkan di sepanjang jalan persis di depan Gedung Islamic Center (GIC) yang akan memanjang ke arah barat. “Khusus parkir mobil ditempatkan di pinggir jalan sepanjang depan GIC,” sebutnya.
Heri berharap, dengan adanya pengaturan dan penutupan jalan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung pusat jajanan takjil yang akan digelar sepanjang hari di bulan Ramadhan. “Mayoritas penjual takjil buka pada sore hari tapi tak sedikit ada yang mulai berjualan sejak siang hari,” tandasnya. (maz/ast)
Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Semarak Kota Kraksaan Muhammad Khoiri (50). Dikatakan jika terhitung sejak awal bulan puasa atau sepekan ke depan Jalan Rengganis akan ditutup dan dijadikan sebagai tempat pusat jajanan takjil yang akan berjajar di sepanjang jalan tersebut. “Penutupan jalan ini sebelumnya sudah kami rapatkan dan disaksikan Camat Kraksaan,” terangnya.
Khoiri menambahkan, jika saat ini sebanyak 30 pedagang telah mendaftarkan diri ke paguyuban dengan membayar uang pendaftaran Rp 50 ribu. “Nantinya akan kami usahakan tenda khusus bagi para pedagang yang mendaftar ini dan jumlah tersebut akan terus bertambah,” ungkapnya.
Terkait dengan penutupan jalan, pria yang akrab dipanggil Heri ini menjelaskan, pengunjung yang membawa kendaraan dapat lewat jalan di sisi barat alun-alun kemudian memutar kearah timur dan memarkirkan kendaraannya di dalam alun-alun.
“Jadi pengunjung juga merasa aman dan tidak perlu was-was akan kendaraannya karena ada petugas parkir yang akan menjaganya,” ujarnya.
Sementara itu untuk parkir roda 4 akan ditempatkan di sepanjang jalan persis di depan Gedung Islamic Center (GIC) yang akan memanjang ke arah barat. “Khusus parkir mobil ditempatkan di pinggir jalan sepanjang depan GIC,” sebutnya.
Heri berharap, dengan adanya pengaturan dan penutupan jalan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung pusat jajanan takjil yang akan digelar sepanjang hari di bulan Ramadhan. “Mayoritas penjual takjil buka pada sore hari tapi tak sedikit ada yang mulai berjualan sejak siang hari,” tandasnya. (maz/ast)



COMMENTS