Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 8/06/2016 KRAKSAAN - Satu unit minibus warna putih dari sembilan mobil bodong (tanpa surat-su...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 8/06/2016
KRAKSAAN - Satu unit minibus warna putih
dari sembilan mobil bodong (tanpa surat-surat) akhirnya diketahui sebagai
barang bukti penggelapan mobil rental. Mobil tersebut terkait kasus yang
ditangani Polsek Besuk awal tahun 2016
lalu.
Hal itu
diketahui setelah Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penyelidikan lebih
lanjut. Sasaran penyelidikan adalah sembilan mobil dengan surat-surat palsu
saat terjaring dalam operasi patuh. “Akan kami serahkan ke Polsek bersangkutan
guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara
Syariffudin, Rabu (8/6/2016).
Sementara
itu, delapan unit mobil bodong lainnya masih dalam pemeriksaan. Lantaran yang
sudah ada LP-nya, baru satu unit minibus tersebut. “Proses sidik dulu, baru
pendataan,” imbuhnya.
Disinggung
mengenai pengendara minibus hasil penggelapan Besuk, Arman menyebut juga
menjadi korban. Pasalnya, pengendara juga membeli mobil tersebut dari orang
lain.
Seperti
diberitakan sebelumnya, dalam sepekan Ops Patuh, Satlantas Polres Probolinggo
berhasil menangkap sembilan unit mobil bodong. Selain itu, petugas juga
menerbitkan 1.048 berkas tilang. Terkait mobil bodong, Satlantas menyerahkan
berkasnya ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres
Probolinggo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jatim.
Terkait nomor STNK kendaraan bodong tersebut. Hasilnya, tak satupun dari 9 unit
mobil tersebut yang terdaftar di wilayah Jatim. “Ada kemungkinan bahwa
kendaraan tersebut, merupakan hasil petikan (tindak kejahatan, red) dari daerah
lain. Hal ini yang masih kami selidiki lebih lanjut,” ujarnya.
Berdasarkan
data yang berhasil dihimpun, 9 unit kendaraan roda empat yang diamankan,
rata-rata merupakan barang yang diterima dari sistem gadai, rental mobil dan
titipan. Penyitaan dilakukan karena STNK tidak sesuai dengan aslinya.
Ketidaksesuaian
STNK meliputi, nomor STNK yang dihapus dan diprint ulang. Ada pula yang dihapus
dan ditulis tangan. Bahkan, ada yang nomornya dicoret atau disamarkan. (maz/ast)



COMMENTS