Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 01/06/2016 PAITON - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE melakukan tilik desa sekaligus audien...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 01/06/2016
Rabu, 01/06/2016
Audiensi ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Musayyib Nahrawi, anggota DPR RI Hafiluddin Faqih, sejumlah Kepala SKPD dan Forkopimka Paiton.
Kepala Desa Binor Hostifawati mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya sudah melakukan pengadaan mobil untuk masyarakat, Handy Talky (HT) untuk alat keamanan serta pemanfaatan tanah bengkok untuk membantu menyelesaikan pembangunan masjid.
“Selama ini, raskin kami berikan sesuai dengan ketentuan by name by addres. Sementara yang tidak kebagian kami beri santunan sebesar Rp 50 ribu per bulan dengan sasaran 72 orang,” ujarnya.
Dalam sambutannya Bupati Tantri menyampaikan bahwa kegiatan tilik desa dan audiensi bersama masyarakat ini istiqomah dilakukan dengan tujuan ingin bersilaturahim dengan masyarakat.
“Targetnya seluruh desa dan kelurahan harus purna dikunjungi. Harapannya permasalahan bisa diselesaikan dengan silaturahim. Silahkan manfaatkan untuk kemajuan desa pada khususnya dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Tantri bersyukur karena atas doa dan dukungan semua pihak Kabupaten Probolinggo saat ini tidak sama dengan 10 tahun yang lalu. Banyak sekali prestasi dan kenikmatan yang diberikan Allah SW. “Salah satunya adalah terciptanya situasi aman dan nyaman. Tidak akan berjalan pembangunan jika tidak ada rasa aman dan nyaman,” jelasnya.
Menurut Bupati Tantri, selama ini program pembangunan Pemkab Probolinggo berikhtiar dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Sebab tidak akan manfaat secara maksimal kalau rakyatnya tidak sehat dan tidak sekolah.
“Oleh karena itu, kami fokus jihad di bidang pendidikan dan kesehatan dengan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan. Mulai dari lembaga pendidikan maupun sarana pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Bupati Tantri menambahkan bahwa tantangan zaman khususnya anak muda saat ini sudah mengkhawatirkan. Kemungkaran sudah hadir di tengah-tengah masyarakat. Tantangannya terhadap maraknya minuman beralkohol, peredaran narkoba dan pornografi.
“Harus ada kerja sama dan dukungan semua pihak agar tantangan ini bisa kita atasi bersama. Pihak sekolah harus juga melakukan pengawasan terhadap PKL yang berjualan di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi menyusupnya barang haram yang akan merusak generasi muda,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan beragam bantuan dari Pemkab Probolinggo, pelayanan perekaman data KTP elektronik, pelayanan KB, pelayanan perpustakaan keliling, pengobatan gratis dan pemberian santunan kepada anak yatim dan janda tua. (wan/ast)


COMMENTS