Penulis : Dimaz Bromo Fm Kamis, 09/06/2016 SUMBERASIH - Berbagai upaya dilakukan Pemkab Probolinggo untuk menghentikan laju abrasi d...
Penulis : Dimaz Bromo Fm
Kamis, 09/06/2016
Kamis, 09/06/2016
SUMBERASIH - Berbagai upaya dilakukan Pemkab Probolinggo untuk menghentikan laju abrasi di Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih. Mulai dari sosialisasi kepada masyarakat sampai menanam terumbu karang buatan di sekitar pulau.Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengatakan, sosialisi dilakukan untuk memberi pemahanan pentingnya terumbu karang terhadap struktur pulau. Harapannya, masyarakat tidak mengambil terumbu karang menjadi pondasi rumah.
“Alhamdulillah, memang secara perlahan masyarakat sudah memahami tentang pentingnya keberadaan terumbu karang,” katanya, Kamis (9/6/2016) siang.
Berkaitan dengan ini, Diskanla juga membentuk kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) sumber daya perikanan, yang berisi warga setempat. Mereka dilatih dan dikirim ke luar daerah untuk penguatan kapasitas.
Di samping itu, juga ada tim gabungan terpadu. Terdiri dari Diskanla, Dinas Perhubungan, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas), Satpol PP, Satpolair dan TNI.
“Perbaikan infrastruktur talut juga dilakukan lewat Dinas PU (Pekerjaan Umum) Cipta Karya,” tegasnya.
Pembangunan dermaga di sisi selatan Pulau Gili juga bisa menahan laju abrasi di pulau yang terancam tenggelam itu. Yang tidak kalah penting, sejak 2008 Diskanla rutin menanam terumbu karang buatan pakai kubus beton berongga. Kemudian sejak 2012, terumbu karang buatan dibuat dengan partisi yang disusun seperti menara.
“Kami belum mengukur luas pulau lagi. Tapi sepertinya sudah bagus. Beberapa ke sana, tampaknya tidak ada abrasi,” pungkasnya. (maz/ast)


COMMENTS