Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 10/05/2016 KRAKSAAN – Keberadaan Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai andil yang sangat besar terhadap sej...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 10/05/2016
Selasa, 10/05/2016
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si saat melakukan kunjungan masa reses pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-93 NU dan pelantikan PC Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) Kota Kraksaan di halaman Masjid Bin KH Aminuddin Pondok Hati di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Senin (9/5/2016) malam.
Menurut Hasan, saat ini sedang marak kejadian kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan. “Dari hasil pengamatan yang saya lakukan terhadap semua kejadian, ternyata miras dan shabu-shabu menjadi akar permasalahan merebaknya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan,” katanya.
Lebih lanjut Hasan menerangkan, miras dan shabu-shabu tidak hanya terjadi di lingkungan bebas. Pasalnya di lingkungan pondok pesantren (ponpes) pun, hari ini sudah banyak beredar obat-obatan terlarang. Dimana botol minuman air mineral isinya diganti minuman beralkohol.
“Inilah bentuk penjajahan yang dilakukan oleh bangsa lain. Mereka tidak mampu menjajah secara pisik, tetapi melalui budaya dan merusak mental masa depan generasi bangsa,” jelasnya.
Hasan pun meminta kepada para orang tua agar menyelamatkan anak cucunya dari perbuatan yang tidak jelas. “Setelah lulus SD, masukkan anak ke pesantren. Karena disana nantinya juga dibekali dengan ilmu umum dan ilmu agama serta akhlak,” tegasnya.
Seni budaya Islam NU jelas Hasan sangatlah banyak. Tetapi ironinya, saat ini sudah banyak anak cucu orang NU gemarnya bukan pada seni budaya Islam NU. Hal ini dikarenakan adanya budaya luar yang masuk dan bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Inilah potret yang terjadi hari ini, dimana ada pergeseran budaya NU. Oleh karena itu, saya sangat bangga karena PCNU Kota Kraksaan menggerakkan kembali muda mudi NU dalam wadah ISHARI,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS