Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 26/04/2016 PAKUNIRAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 26/04/2016
Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Moch. Asjroel Sjakrie mengatakan posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melaui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya.
“Usia lanjut adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindarkan. Umur manusia sebagai makluk hidup terbatas oleh suatu peraturan alam, maksimal sekitar 6 (enam) kali masa bayi dan dewasa atau 6 x 20 tahun, sama dengan 120 tahun,” katanya.
Menurut Asjroel, proses menjadi tua disebabkan oleh faktor biologi yang terdiri dari 3 fase yaitu fase progresif, fase stabil dan fase regresif. Dalam fase regresif, mekanisme lebih terarah kemunduran yang dimulai dari sel, komponen terkecil dari tubuh manusia. Sel-sel menjadi aus karena lama berfungsi sehingga mengakibatkan kemunduran yang dominan dibandingkan terjadinya pemulihan.
“Didalam struktur anatomik proses menjadi tua terlihat sebagai kemunduran yang dominan dibandingkan terjadinya pemulihan. Proses ini terjadi secara alamiah, terus-menerus dan berkesinambungan yang selanjutnya akan menyebabkan perubahan anatomis, fisiologis dan biokemis pada jaringan tubuh dan akhirnya akan mempengaruhi fungsi dan kemampuan badan secara keseluruhan,” jelasnya.
Sementara Kasi Kesehatan Anak, Remaja dan Usila Dinkes Kabupaten Probolinggo Mursid mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan para kader posyandu lansia dalam meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia melalui posyandu lansia. “Selain itu, pendekatan dalam meningkatkan peran serta para lansia dalam membantu menekan AKI dan AKB melalui Kakek Nenek Asuh,” katanya. (wan/ast)


COMMENTS