Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 10/04/2016 LECES – Bidan Desa Clarak Kecamatan Leces Dwy Riska Andansari mengungkapkan, seorang bi...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 10/04/2016
LECES – Bidan Desa Clarak Kecamatan Leces Dwy Riska Andansari mengungkapkan, seorang bidan bertugas memberikan pelayanan yang komprehensif kepada ibu dan anak.“Saya berpesan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan mengenai kesehatan. Karena pada prinsipnya mencegah lebih baik daripada mengobati,” kata bidan kelahiran Lamongan, 11 Pebruari 1987 ini.
Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Suwito dan Pursinem ini mengaku, ada suka dan duka yang dialaminya selama menjalani profesi sebagai bidan. Sukanya, bisa membantu memberikan kebahagian pada seorang ibu dan keluarga ketika seorang bayi telah lahir.
“Dukanya ketika ada panggilan ke rumah pasien malam hari, harus lebih berhati-hati dan meninggalkan anak-anak yang masih kecil di rumah,” jelas istri Ahmad Mudhofi.
Ibu dua anak yang hobi membaca dan mendengarkan musik ini mengaku, memiliki pengalaman sangat berkesan. Saat itu ia akan merujuk pasien melahirkan ke rumah sakit tetapi pasien dan keluarganya menolak keras. Setelah dirayu dan diyakinkan, akhirnya pasien dan keluarga setuju untuk dirujuk.
“Saya berharap agar kesejahteraan bidan lebih diperhatikan. Motivasi saya menjadi bidan adalah ingin menjadi seseorang yang bermanfaat bagi masyarakat. Bidan itu harus ikhlas, tekun dan tetap semangat melayani masyarakat,” pungkas alumnus Stikes Karya Husada Pare Kediri ini. (wan/ast)


COMMENTS