Penulis : Dimaz Bromo FM Senin, 04/04/2016 KRAKSAAN - HS dan FF, oknum dosen dan mahasiswi yang terjaring razia di salah satu Hot...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 04/04/2016
KRAKSAAN - HS dan FF, oknum dosen dan mahasiswi yang terjaring razia di salah satu Hotel kelas Melati di Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo kepada polisi mengaku sudah menikah dibawah tangan. Pernikahan secara siri tersebut sudah terjadi sejak 6 bulan yang lalu.Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Istono menuturkan, berdasarkan pengakuan HS kepada polisi, pernikahan tersebut dilakukan lantaran ia sudah punya istri. Bahkan dari hasil perkawinan dengan istri sahnya, HS sudah punya dua anak.
Pernikahan siri HS dan FF, juga tidak diketahui oleh orang tua FF di Bondowoso. “Pengakuannya begitu kepada kami. Bahkan sejak kawin siri, baru tadi malam kumpul bareng,” ujar AKP Istono.
Istono juga mengatakan bahwa profesi HS adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan menjabat sebagai Pengawas Sekolah di lingkungan Kementrian Agama (Kemenag). Sementara pengakuannya sebagai dosen, masih akan dikroscek ke perguruan tinggi yang bersangkutan. “Nanti akan kami kroscek pengakuan HS kepada lembaga masing-masing,” katanya.
Sebagaimana diberikan sebelumnya, seorang oknum dosen dan mahasiswi terjaring razia Molimo Polres Probolinggo di sebuah hotel kelas melati, Sabtu (2/4/2016). HS (40), warga Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan dan FF (22), warga Tlogosari, Bondowoso, di dalam kamar 26.
Dalam razia yang dilakukan di tempat berbeda, petugas juga mengamankan 3 pasangan mesum lainnya. Serta mengamankan pemilik warung remang-remang, dua pramusaji dan tiga pria pengunjung warung. Selain itu juga diamankan puluhan botol minuman beralkohol. (maz/ast)


COMMENTS