Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 17/04/2016 KRUCIL – Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 17/04/2016
KRUCIL – Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan tugas dan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya bidan dan ibu hamil saja.
Hal tersebut ditegaskan Nopy Eka Shanti, bidan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sumberduren Kecamatan Krucil. “Saya berharap ke depan, ada perubahan perilaku masyarakat untuk semakin sadar dalam upaya meningkatkan derajat kesehatannya,” kata istri Hisam Ashadi ini.
Perempuan kelahiran Bondowoso, 01 Nopember 1980 ini menjelaskan, bidan bertugas memberikan pelayanan kebidanan sesuai dengan wewenanganya serta membantu semua program-program kesehatan yang dicanangkan pemerintah.
“Selain dorongan untuk menolong sesama masyarakat terutama kaum ibu, motivasi saya menjadi bidan karena profesi kebidanan bila di manajemen dengan baik bisa untuk meningkatkan taraf hidup,” kata ibu tiga anak ini.
Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Agus Sumantri dan Maria Sulistyowati ini menegaskan, kunci sukses menjadi bidan adalah bekerja dengan hati, jangan lupa untuk berbagi.
“Saya memiliki pengalaman paling berkesan selama menjadi bidan. Yakni ketika menolong persalinan pada jam yang sama 3 pasien sekaligus di tempat berbeda. Karena pada tahun 2010 saat itu, orang melahirkan masih di rumah masing-masing,” pungkasnya. (wan/ast)



COMMENTS