Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 19/04/2016 SUKAPURA – Sedikitnya 30 orang pengawas koperasi mengikuti pelatihan Standar Kompetensi...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 19/04/2016
Dalam pelatihan ini, para pengawas yang berasal dari koperasi pondok pesantren (koppontren), KPRI, koperasi karyawan (kopkar), koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi serba usaha (KSU) ini mendapatkan materi dari LDP Garuda Mitra Sukses dan Tempat Uji Kompetensi KJK Universitas Islam Lamongan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Permodalan dan Pengendalian Umu Fatmah mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk memenuhi standar kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi baik dari pengurus, pengawas maupun anggotanya. “Saat ini kita fokus untuk melatih SDM pengawas koperasinya,” katanya.
Menurut Umu Fatmah, KSP/USP, koperasi kredit dan KJK syariah sebagai badan usaha yang bergerak di sektor moneter/keuangan harus dikelola secara profesional. “Hal ini bisa dicapai jika didukung oleh SDM yang memiliki kompetensi di bidang jasa keuangan,” jelasnya.
Umu Fatmah menegaskan bahwa kompetensi dalam bidang pengelola usaha simpan pinjam sangat diperlukan karena akan dapat mendorong performance KJK sebagai lembaga keuangan yang sehat sehingga mampu berfungsi sebagai lembaga intermedia.
“Pelatihan SKKNI-KJK ini dilakukan untuk mewujudkan KJK sebagai lembaga keuangan yang sehat, terpercaya dan didukung oleh SDM pengelola yang konsisten dan profesional,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS