Penulis : Wawan Bromo FM Jum'at, 25/03/2016 KURIPAN – Bidan Desa Kedawung Kecamatan Kuripan Dwi Anita Rahayu Astuti mengatakan,...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 25/03/2016
KURIPAN – Bidan Desa Kedawung Kecamatan Kuripan Dwi Anita Rahayu Astuti mengatakan, tugas bidan bukan hanya menolong persalinan. Tetapi juga memantau mulai bayi, balita, pra sekolah, remaja, wanita usia subur (WUS), menikah, hamil, melahirkan dan nifas. Semua itu bagaikan metamorfosis kehidupan.“Semoga ke depan masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya kesehatan dan mandiri. Motivasi saya menjadi bidan karena dorongan orangtua. Sebab saya tahu restu orangtua akan memberikan jalan yang terbaik karena profesi bidan adalah tugas sangat mulia,” ujarnya.
Bidan kelahiran Probolinggo, 3 Juni 1989 ini mengaku, memiliki pengalaman yang berkesan ketika menolong persalinan di rumah pasien di dusun yang sulit dan tidak memungkingkan dibawa ke Puskesmas karena pembukaan sudah lengkap. Saat itu di kamar tidak ada lampu dan tidak ada senter sehingga terpaksa memakai senter HP sebagai pencahayaan. Bayi lahir dengan selamat tetapi ari-ari belum lahir sudah 1 jam lebih.
“Alhamdulillah, semuanya selamat tidak sampai harus dirujuk. Pengalaman lain menguras tenaga ketika memantau ibu hamil risiko tinggi di daerah sulit, kehujanan dalam kondisi badan tidak fit sampai kunci sepeda motor jatuh di perjalanan,” jelasnya.
Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Suyatim dan Sri Andayani ini menerangkan, kunci sukses menjadi bidan adalah banyak berdoa, minta doa kepada orangtua, rela berkorban, sabar, ikhlas, tidak putus asa dan ramah kepada masyarakat, khususnya bekerja sama dengan baik dengan lintas sektor dan program.
“Banyak suka dan duka yang saya alami selama menjadi bidan. Sukanya bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendengar tangisan bahagia ibu-ibu yang melahirkan dengan selamat. Dukanya, bidan itu kurang piknik, terkadang jika hari libur ada ibu yang mau melahirkan, bidan harus siaga karena sudah tugas dan tanggung jawab,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS