Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 17/03/2016 PROBOLINGGO - Tahun 2015 lalu, kebutuhan benih ikan di Kabupaten Probolinggo mencapai 12 j...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 17/03/2016
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Budidaya Perikanan Diskanla Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono dalam pertemuan Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) di Hotel Paseban Sena Probolinggo, Kamis (17/3/2016).
“Benih yang dijual ke luar daerah mencapai 2 juta. Dengan demikian hanya 8 juta benih yang mampu menyuplai kebutuhan benih. Tentunya masih ada kekurangan 4 juta benih. Kekurangan ini merupakan peluang pasar yang harus ditangkap oleh pembenih,” katanya.
Menurut Ipung, panggilan akrab Hari Pur Sulistiono, pertemuan yang diikuti 29 pembenih se-Kabupaten Probolinggo ini dilakukan dalam rangka penguatan kelembagaan usaha pembenihan rakyat sekaligus bimbingan teknis (bimtek) manajemen usaha. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan SDM usaha pembenihan rakyat sehingga meningkatkan usaha dan keuntungannya,” jelasnya.
Dalam pertemuan ini juga diberikan aplikasi teknologi pengganti cacing pakan larva lele. “Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan benih sebagai evaluasi pembenihan di Kabupaten Probolinggo. Harapannya nanti benih ikan lele yang dibutuhkan di Kabupaten Probolinggo bisa dipasok sendiri oleh semua pembenih,” terangnya.
Melalui pertemuan ini Ipung mengharapkan agar ada kemitraan dan inovasi teknologi yang bisa diserap oleh pembenih di Kabupaten Probolinggo sehingga bisa meningkatkan produksinya.
“Kita banyak dibantu dengan pesatnya ilmu teknologi, terutama media sosial. Kalau kelompok pembenih bisa membuat blog sendiri tentunya bisa dijadikan sebagai sarana promosi pasar,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS