Penulis : Wawan Bromo FM Jum'at, 11/03/2016 KRAKSAAN – Sedikitnya 1.866 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 11/03/2016
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah Massajo mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru PAUD serta membuat inovasi-inovasi pola pembelajaran dan bermain PAUD.
“Targetnya nanti guru PAUD bisa membuat APE (Alat Permainan Edukatif) yang natural. Selama ini, APE selalu membeli. Padahal dari bahan alami juga bisa, seperti mengenalkan warna dedaunan dan lain sebagainya,” katanya.
Menurut Massajo, workshop ini dilakukan agat bagaimana peran pendidik PAUD benar-benar menguasai standart layanan PAUD. “Karena latar belakang mereka ada yang dari lulusan SMA, sementara S1 masih sangat sedikit sekali,” jelasnya.
Massajo menegaskan workshop ini rutin dilakukan setiap sebulan sekali sebagai upaya meningkatkan kemampuan pendidik PAUD secara berjenjang, termasuk peningkatan pengadministrasian dan laporan perkembangan PAUD.
“Disamping model pembelajaran, juga kami tekankan aspek motorik halus dan motorik kasar. Sebab tidak semua orang bisa menangani anak usia dini. Motivasi dan peran sebagai pendidik PAUD sangat diperlukan. Karena sangat strategis sekali dalam membantu menciptakan kondisi bagi anak usia dini,” terangnya.
Melalui kegiatan ini Massajo mengharapkan mampu meningkatkan kompetensi para guru PAUD sehingga bisa menggunakan pola pembelajaran dan bimbingan anak yang relevan sesuai dengan kemampuan anak untuk membina tumbuh kembangnya.
“Respon guru PAUD sangat luar biasa dan mereka sangat senang sekali dengan adanya workshop ini. Disamping untuk sarana kompetensi, juga dapat menambah wawasan baru termasuk kebijakan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS