Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 03/03/2016 DRINGU - Sampai saat ini, cabang olahraga (cabor) berkuda masih kurang mendapat perha...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 03/03/2016
DRINGU - Sampai saat ini, cabang olahraga (cabor) berkuda masih kurang mendapat perhatian untuk pengembangannya. Padahal berkuda termasuk salah satu dari 23 cabor yang menjadi agenda KONI Kabupaten Probolinggo tahun ini.
Kasi Pengembangan Keolahragaan Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora), Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar mengaku hingga saat ini berkuda belum masuk dalam rencana pengembangan olahraga dari Kanpora. Sebab, cabor berkuda masih kekurangan peminat.
“Cabor berkuda bukan mengenai tentang adu cepat, melainkan adu ketangkasan seperti melompat dan melewati rintangan. Inilah yang membuat kami kesulitan untuk menemukan Sumber Daya Manusia (SDM) atlet yang berpotensi,” katanya.
Menurut Chalid, Kanpora bukan hanya kesulitan mencari SDM atlet saja, namun juga SDM pelatih yang berkualitas. Termasuk ketersedian sarana pendukung yang baik dan lengkap, seperti penyediaan kuda, peralatan selama latihan serta arena untuk berlatih.
Karena itulah, Kanpora tidak memasukkan cabor berkuda dalam cabor yang disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Sebab, program sosialisasi cabor mempertimbangkan beberapa hal. Seperti potensi SDM, ketersediaan fasilitas serta jumlah peminat.
“Cabor berkuda tidak memiliki 3 hal tersebut. Karena itulah kami masih kesulitan untuk mengembangkan olahraga berkuda,” tambahnya.
Diketahui, untuk tahun ini pihak Kanpora memiliki program sosialisasi ke 8 sekolah tingkat menengah pertama (SMP) untuk 8 cabor. Namun, berkuda tidak masuk dalam 8 cabor tersebut. Ke-8 cabor tersebut adalah hoki, sepak takraw, anggar, panahan, tinju, senam, bulutangkis dan catur. (maz/ast)



COMMENTS