Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 23/03/2016 KRAKSAAN – Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo menggelar bim...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 23/03/2016
Bimtek ini diikuti oleh 100 (seratus) orang peserta yang merupakan petugas perpustakaan dari semua jenis perpustakaan di wilayah Kabupaten Probolinggo. Rinciannya, 12 orang perpustakaan SMA/SMK/MA, 17 orang perpustakaan SMP/MTs, 53 orang perpustakaan SD/MI, 5 orang perpustakaan RA, 7 orang perpustakaan desa, 3 orang perpustakaan pasar, 1 orang perpustakaan Ansor, 1 orang perpustakaan masjid dan 1 orang perpustakaan TBM.
Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya perpustakaan dan memberikan pemahaman tentang sistem pengelolaan perpustakaan sesuai dengan standar nasional perpustakaan. “Serta, menghimpun semua jenis perpustakaan di wilayah Kabupaten Probolinggo dalam sebuah sistem pengelolaan perpustakaan terintegrasi,” katanya.
Sementara Asisten Tata Praja Pemkab Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan sebagai salah satu wahana belajar sepanjang hayat, perpustakaan memiliki arti penting dalam kehidupan. Pergeseran pemahaman masyarakat terhadap perpustakaan yang berkembang tentu perlu mendapat apresiasi dari pengelola dan penentu kebijakan di bidang perpustakaan.
“Saat ini perpustakaan sudah dikelola dengan sistem yang baku sesuai kaidah ilmu perpustakaan. Apalagi perkembangan teknologi informasi yang membuncah turut memberi warna bagi pengembangan perpustakaan secara signifikan,” katanya.
Menurut Hasyim, pengelolaan perpustakaan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman, semata-mata adalah untuk memberikan berbagai kemudahan bagi pemustaka untuk mengakses berbagai informasi yang ada di perpustakaan secara tepat, cepat dan akurat.
“Untuk menghadirkan perpustakaan yang pengelolaannya sesuai kaidah ilmu perpustakaan, maka perlu tangan-tangan terampil untuk mengelolanya. Sumber daya manusia pengelola perpustakaan harus terus di didik dan dikembangkan agar menjadi manusia unggul dan hasil yang unggul pula,” jelasnya.
Hasyim menambahkan, keberhasilan pelaksanaan pengelolaan perpustakaan secara keseluruhan akan tergantung pada sumber daya manusia yang ada. Sumber daya manusia memiliki kekuatan di semua lini bidang kepustakawanan. Sumber daya manusia di perpustakaan adalah semua tenaga kerja atau perangkat perpustakaan
“Manajemen SDM di perpustakaan sama halnya dengan sistem manajemen di bidang lain. Untuk itu, dengan adanya bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan ini diharapkan perpustakaan di wilayah Kabupaten Probolinggo dapat dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan standar nasional perpustakaan,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS