Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 09/03/2016 KRAKSAAN – Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Dinas Pekerja...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 09/03/2016
KRAKSAAN – Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Kabupaten Probolinggo mempunyai dua tugas strategis yang perlu ditangani. Yakni, masalah kesehatan dan kemiskinan. Memang masih ada hal lain berupa peningkatan ekonomi masyarakat.“Masalah kesehatan, salah satunya berkaitan dengan sanitasi yang diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Target nasional berupa 100% akses air bersih, 0% pemukiman kumuh dan 100% akses sanitasi tahun 2019 mendatang,” kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono, Rabu (9/3/2016.
Menurut Prijono, kiat-kiat yang dilakukan untuk meningkatkan akses sanitasi kepada masyarakat, tahun 2015 dibangun fasilitas MCK (Mandi, Cuci dan Kakus). Tetapi pada PAK sudah membangun Septic Thank Komunal dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal (pemukiman).
“Sebagai pilot project, IPAL Komunal dibangun tahun 2014 di Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan dengan kapasitas 200 KK. Dalam perkembangannya, IPAL Komunal ini mendapat dukungan yang menggairahkan dari masyarakat. Saat ini sudah ada 79 KK yang memanfaatkan IPAL Komunal,” tegasnya.
Setelah dibangun dan dilakukan pengembangan jaringan jelas Prijono, ternyata masyarakat menyadari keberadaan IPAL sangat dibutuhkan. “Dengan adanya IPAL ini, tempat kumuh hilang, karena bisa ditampung di IPAL sendiri,” tambahnya.
Bahkan, lanjut Prijono, yang mendaftarkan diri saat ini melebihi target. Sehingga diharapkan menjadi percontohan dan Kabupaten Probolinggo nantinya bisa mendapatkan Rimbus. “Kalau ini berhasil nantinya akan mendapatkan Rp 4 juta per rumah yang akan digunakan untuk pengembangan IPAL Komunal. Saat ini kami sudah mengajukan 79 KK ke pemerintah pusat,” akunya.
Yang lebih membanggakan, katas Prijono, Kabupaten Probolinggo ini menjadi daerah pertama kali yang mengajukan rimbus. “Jika proses ini disetujui Pemerintah Pusat, maka kedepan kami akan membangun IPAL Komunal di kawasan Kalibuntu. Hal itu kami lakukan untuk mengurangi kawasan kumuh dan peningkatan kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS