Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 24/03/2016 PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Ma...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 24/03/2016
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas), Kamis (24/3/2016) melakukan sosialisasi program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) di Gedung Joyolelono Kabupaten Probolinggo.
Sosialisasi yang dibuka oleh Asisten Tata Praja Pemkab Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari ini diikuti 190 peserta terdiri dari Camat dan Kepala Desa sasaran, Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) Kabupaten Probolinggo, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua BPD, Ketua LKD serta Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Kepala Bapemas Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mensinkronkan dan menginformasikan pedoman umum dan teknis program Jalin Matra tahun 2016. “Program Jalin Matra ini merupakan program penanggulangan kemiskinan melalui upaya pengentasan kemiskinan dan mencegah kerentanan kemiskinan,” katanya.
Sementara Asisten Tata Praja Pemkab Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo tahun 2014 berkisar 20,44 % atau 231.916 jiwa. Angka ini turun 0,68 % atau 5.814 jiwa.
“Selama ini sudah banyak program penanggulangan kemiskinan antara lain program Hati Mesra (hidup aman tentram indah menuju masyarakat sejatera) guna mewujudkan terpenuhinya kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, papan serta pekerjaan secara merata dan berkeadilan,” katanya.
Menurut Hasyim, program Jalin Matra Provinsi Jawa Timur tahun 2016 selaras dengan visi Kabupaten Probolinggo terutama untuk mensejaterakan masyarakat. Bantuan RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin), PFK (Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan) dan PK2 (Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan) sangat sejalan dengan program kemiskinan di Kabupaten Probolinggo.
“Memang intervensi program kemiskinan khususnya Jalin Matra ini butuh waktu dan proses untuk melihat hasilnya. Namun demikian kita telah berbuat untuk melatih jiwa wirausaha dan keberdayaan masyarakat. Kita berharap program ini akan berdampak positif dan berkontribusi langsung dalam penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut hadir dua narasumber yang berasal dari Bapemas Provinsi Jawa Timur dan Tim Pendamping Kabupaten Probolinggo. (wan/ast)


COMMENTS